0 menit baca 0 %

KASI PENMAD & STAF MONEV ANBK MTs AL-ISLAM & NURUL ISLAM

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Selasa 5 Oktober 2021; Kasi Penmad Kankemenag Kab. Inhu, Hendriadi, S.Ag., M.Pd.I bersama Staf Onrizal, S.IP selaku Analis Data dan Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seksi Penmad sekaligus merupakan Helpdesk Kabupaten Inhu melaksanakan Monev ANBK di MTs Swasta Al-Is...

Indragiri Hulu, (Inmas). Selasa 5 Oktober 2021; Kasi Penmad Kankemenag Kab. Inhu, Hendriadi, S.Ag., M.Pd.I bersama Staf Onrizal, S.IP selaku Analis Data dan Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seksi Penmad sekaligus merupakan Helpdesk Kabupaten Inhu melaksanakan Monev ANBK di MTs Swasta Al-Islam, Desa Petala Bumi dan MTs Swasta Nurul Islam, Desa Seresam, Kecamatan Seberida, hingga hari kedua pelaksanaan ANBK di kedua MTs tersebut lancar dan sukses, ujar Hendriadi.
Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif, dan yang mengikuti asesmen adalah murid.
Survey Karakter mengukur sikap, kebiasaan, nilai nilai (values) sebagai hasil belajar non kognitif dan yang mengikuti survey murid dan guru.
Survey Lingkungan Belajar mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran dan yang mengikuti survey kepala satuan pendidikan.
Asesmen Nasional dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid.
Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya di satuan pendidikan: antara kelompok sosial ekonomi, di satuan wilayah antara sekolah negeri dan swasta, antar daerah, ataupun antar kelompok berdasarkan atribut tertentu).
Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama sekolah, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah sekolah yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong sekolah dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran, demikian disampaikan Kasi Penmad kepada Inmas Kankemenag kab. Inhu.(tulang)