Pekanbaru (Inmas). Selasa
(5/10)--Setelah menghadiri pelaksanaan vaksin di MAN 2 Pekanbaru, Kasi Penmad
Kemenag Kota Pekanbaru, Dr. H. Rialis, M.Pd, menerima kunjungan Fasfrov dan
Fasda SIM PKB Guru Madrasah Ibtidaiyah di kantor Kemenag Kota Pekanbaru.
Untuk kota Pekanbaru, ada 3
Fasfrov, yakni Nora Gusti, M.Pd
(numerasi), Dasmarni, S.Pd, (literasi) dari MIN 1 Pekanbaru, Erza Intan
Anggraini, M.Pd (sains) dari MI Muhammadiyah 01. Sedangkan untuk fasda,
ketiganya berasal dari MI Muhammadiyah 01, yakni Adam Suar, M.Pd, (
literasi)dan Asih lestari, S.Pd (sains), dan Mawaddah Fajrina, S.Pd (numerasi).
Salah satu fasfrov dari Kota Pekanbaru,
Erza Intan, M.Pd, bidang sains baru saja selesai melaksanakan tugasnya
memberikan pelatihan kepada fasilitator daerah, di Hotel Grand Zuri Pekanbaru,
mulai tanggal 21 September-01 Oktober 2021 untuk Zona 1 (Riau, Kepulauan Riau).
Dalam kegiatan pelatihan calon fasilitator daerah jenjang MI program PKB Guru
ini diikuti oleh dua fasilitator daerah Kota Pekanbaru, yakni Adam Suar, M.Pd,
(Fasda literasi)dan Asih lestari, S.Pd (fasda sains). Untuk fasda numerasi akan
mengikuti pelatihan di tahap 2 (jadwal menyusul)
Dalam kunjungan dan
silaturahmi dengan Kasi Penmad ini untuk melaporkan secara langsung bagaimana
proses dan hasil pelatihan yang sudah diikuti lebih kurang satu pekan lamanya.
Selain itu juga untuk mengkoordinasikan bagaimana teknis pelaksanaan kegiatan
pelatihan PKB Guru MI di KKG yang sudah dibentuk dan sudah mendapatkan bantuan
dana dari World Bank-Madrasah Reform
yang diselenggarakan oleh dierjen Pendidikan Islam Kemenag RI dalam program SIM
PKB guru.
"Suatu kebanggaan bagi
kita--Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag
Kota Pekanbaru-- ada 6 orang guru MI kita yg lolos seleksi Fasfrov dan Fasda,
khusus untuk MI Muhammadiyah 01 yang sekarang memiliki 4 fasilitator yang akan
mendampingi para guru MI dalam upaya peningkatan kompetensi guru madrasah
Ibtidaiyah. Semoga ke depannya akan
semakin banyak guru MI kita yang terus melakukan pengembangan diri dan
kompetensi untuk madrasah hebat bermartabat, madrasah mandiri
berprestasi", jelas Rialis kepada fasfrov dan fasda.
Dengan peran pendampingan
pada KKG MI yang dilakukan fasfrov dan fasda ini tentunya dapat memfasilitasi
dan memotivasi guru MI dalam peningkatan
penguasaan kompetensi dan kreativitas diri yang semakin bagus lagi. Diharapkan
pelaksanaan SIM PKB guru MI pada bulan Oktober-November, oleh 8 KKG MI yang
mendapatkan bantuan World Bank di tahun 2021 ini dapat berjalan lancar dan
sukses. (hm/Penmad)