0 menit baca 0 %

Kasi Penmad Wakili Kakankemenag dalam Rapat Pembahasan Bantuan Hibah Pendidikan

Ringkasan: Kampar (Kemenag)- Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Kabupaten Kampar, Dr. H. Husaini, M.Pd., mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar dalam rapat pembahasan terkait peserta didik tidak mampu dan  penerima Program Indonesia Pintar (PIP) yang akan mendapatkan bantuan...

Kampar (Kemenag)- Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Kabupaten Kampar, Dr. H. Husaini, M.Pd., mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar dalam rapat pembahasan terkait peserta didik tidak mampu dan  penerima Program Indonesia Pintar (PIP) yang akan mendapatkan bantuan hibah pendidikan. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Selasa, 14/2/2025

Rapat tersebut bertujuan untuk membahas mekanisme pemberian bantuan hibah pendidikan bagi siswa kurang mampu dan siswa PIP yang memenuhi kriteria khusus. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Husaini menyampaikan dukungan penuh dari Kemenag Kampar terhadap program ini. “Bantuan hibah pendidikan ini sangat penting untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam pendidikan akibat keterbatasan ekonomi,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Dr. Husaini melaporkan bahwa data dari Kemenag Kabupaten Kampar mencatat sebanyak 1.541 siswa yang masuk dalam kategori peserta didik kurang mampu dan memenuhi kriteria untuk mendapatkan bantuan hibah pendidikan. “Kami berharap bantuan hibah pendidikan ini dapat menjadi solusi untuk meringankan beban siswa kurang mampu, sehingga mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa kendala,” ungkapnya.

Selain itu, Dr. Husaini juga menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kemenag dalam mendata serta menyeleksi calon penerima bantuan agar bantuan dapat tepat sasaran. Ia berharap hasil rapat ini dapat segera diimplementasikan demi kesejahteraan peserta didik di wilayah Provinsi Riau.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Kemenag Kab/Kota, dinas pendidikan kabupaten/kota, instansi terkait, serta sejumlah tokoh pendidikan. Diharapkan hasil dari pertemuan ini dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Provinsi Riau, khususnya bagi peserta didik yang membutuhkan. (Fatmi/Cicy/Ags)