Rokan Hilir (Kemenag) – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, H. Tarmizi bersama Pengelola Kehumasan, Nurul Fajrin mengikuti Rapat Koordinasi Kehumasan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, pada Kamis siang (18/07/2024).
Rapat Koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau (Kakanwil Kemenag Riau), H. Muliardi, bersama Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau, Rahmat Suhadi, Tim Kehumasan Kanwil Kemenag Riau dan Staf Bagian PHU serta seluruh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kasi PHU dan Pengelola Kehumasan Kabupaten/Kota se Provinsi Riau.
Adapun tujuan dilaksanakannya Rapat Koordinasi ini adalah sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi antara Kakanwil Kemenag Provinsi Riau bersama Menteri Agama, Staf Khusus Bidang Media dan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia tentang Strategi Komunikasi Publik dan Merespon tantangan Kehumasan yang dilaksanakan pada hari Senin, 15 Juli 2024 yang lalu.
Muliardi selaku pemimpin rapat dalam arahannya menekankan pentingnya peranan pengelola kehumasan sebagai corong Kementerian Agama harus bergerak secara masif dan terstruktur dalam menghadapi isu – isu aktual seperti layanan haji dan lainnya dengan memanfaatkan media sosial sebagai alat komunikasi yang efisien.
Menurutnya berbagai tantangan yang terjadi seperti penggiringan opini dapat dilawan dengan publikasi capaian program dan prestasi – prestasi Kementerian Agama secara masif, terstruktur dan sistematis tidak hanya setakat di Grup Whatsapp akan tetapi seluruh media sosial yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
“Mulai pada hari ini, setelah dilaksanakannya kegiatan ini berlomba-lombalah untuk mengisi akun media sosial dengan berbagai capaian program dan prestasi-prestasi yang dikelola dengan baik” ujar Muliardi.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Rahmat berharap agar setiap Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota di Provinsi Riau memiliki akun media sosial mulai dari Facebook, Instagram, Tiktok, Twitter, Youtube dan media sosial lainnya yang dapat terhubung satu sama lain dengan akun media sosial baik KUA, Madrasah bahkan seluruh ASN.
“Dengan begitu di Provinsi Riau ini kita akan menguasai linimasa pemberitaan yang berkaitan dengan program-program kita, keberhasilan humas nantinya dapat menjadi elemen untuk meningkatkan kepercayaan publik” pungkasnya. (Humas)