0 menit baca 0 %

Kasi PHU Wakili Ka.KanKemenag Kota Pekanbaru ''Pertemuan Sosialisasi Stunting Lintas Sektor Kota Pekanbaru ''

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Bertempat di Aula Hotel Primer Pekanbaru di gelar acara Pertemuan Sosialisasi Stunting dengan Lintas Sektor dan Pembentukan Tim Pencegahan & Penurunan Stunting Kota Pekanbaru yang dihadiri oleh Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (Kasi.

Pekanbaru (Inmas), Bertempat di Aula Hotel Primer Pekanbaru di gelar acara Pertemuan Sosialisasi Stunting dengan Lintas Sektor dan Pembentukan Tim Pencegahan & Penurunan Stunting Kota Pekanbaru yang dihadiri oleh Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (Kasi. PHU) H. Suhardi Hs., S.Ag., MA dan juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Ayat Cahyadi., S.Si serta para Kadis dan Camat se- Kota Pekanbaru. Selasa (02/03/2021)

Stunting ini merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga, anak yang lebih pendek atau perawakannya pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir. Umumnya disebabkan oleh asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

Masyarakat dan pemerintah berperan penting dalam mencegah terjadinya Stunting. Stunting terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan anak atau 2 tahun setelah kelahiran. Pada masa ini, anak harus diberikan nutrisi yang mencukupi. Ibu hamil dan ibu menyusui harus menerapkan pola hidup sehat. Makanan yang diberikan kepada anak harus memenuhi standar gizi yang diperlukan. Anak harus diberi nutrisi dari sayur-sayuran, buah-buahan, protein dan karbohidrat. Porsi sayur, buah, dan protein harus lebih banyak dibandingkan dengan karbohidrat.

Menurut Wakil Wali kota Pekanbaru H. Ayat Cahyadi., S.Si mengatakan bahwa dalam upaya penurunan Stunting ini peningkatan Gizi bagi ibu dan bayi sangat dibutuhkan.(Annur/Rizq)