0 menit baca 0 %

Kasubbag TU dan Kasi PD ontren Kemenag Kampar Hadiri Kegiatan Dialog KUB dan MD di Pekanbaru

Ringkasan: Kampar (kemenag), Senin, (28/07/2025) - Dalam upaya memperkuat nilai-nilai kerukunan dan semangat moderasi beragama di tengah masyarakat, Bidang Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Riau menyelenggarakan kegiatan Dialog Kerukunan Umat Beragama dan Moderasi Beragama yang digelar di H...

Kampar (kemenag), Senin, (28/07/2025) - Dalam upaya memperkuat nilai-nilai kerukunan dan semangat moderasi beragama di tengah masyarakat, Bidang Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Riau menyelenggarakan kegiatan Dialog Kerukunan Umat Beragama dan Moderasi Beragama yang digelar di Hotel Drego, Jl. Sudirman No.182, Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Acara yang menghadirkan berbagai perwakilan kemenag dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau ini bertujuan untuk membangun sinergi dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama dan memperkuat semangat toleransi.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Kampar, yang diwakili oleh kasi PD. Pontren, (H. maswir), dan Kasubbag TU Kemenag Kampar, (H. Ahmad Fadhli). Kehadiran keduanya mencerminkan komitmen Kemenag Kampar dalam mendukung program-program strategis yang berorientasi pada penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, narasumber sekaligus penanggung jawab kegiatan, MasJeki Amri, M.HS., menekankan pentingnya peran aktif tokoh agama, penyuluh, dan aparatur Kemenag dalam membangun ruang-ruang dialog lintas agama yang inklusif dan membumi.

โ€œKerukunan bukan sekadar jargon, tetapi harus menjadi gerakan nyata yang dibangun dari bawah, melalui komunikasi yang sehat dan pemahaman yang mendalam terhadap esensi moderasi dalam beragama,โ€ ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan interaktif, diisi dengan paparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab yang memperkuat semangat kebersamaan antar peserta. Diharapkan, output dari kegiatan ini mampu menjadi pemicu lahirnya berbagai inisiatif lokal yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kedamaian, dan kerukunan antar umat beragama. (zaipul)