0 menit baca 0 %

Kasubbag TU Kemenag Inhil Hadiri Halal Bihalal Bupati Herman Bersama Gus Roudhy dan Jemaah Selawat

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) - Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Zainal Abidin, turut hadir dalam gelaran Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Bupati Inhil, Herman, bersama Gus Roudhy Al Mustofha, Khadimul Majelis Preman Lan...

Tembilahan (Kemenag) - Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Zainal Abidin, turut hadir dalam gelaran Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Bupati Inhil, Herman, bersama Gus Roudhy Al Mustofha, Khadimul Majelis Preman Langit Community, pada Selasa (29/4) malam. Acara yang dipenuhi lantunan selawat itu berlangsung di Gedung Engku Kelana Tembilahan.

Kehadiran Kasubbag TU Kemenag Inhil ini menunjukkan sinergi dan dukungan dari jajaran Kementerian Agama terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. Selain H. Zainal Abidin, tampak hadir pula Ketua TP. PKK Katerina Susanti, perwakilan Unsur Forkopimda, Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Inhil, tokoh agama, dan pihak terkait lainnya di antara para jemaah majelis selawat.

Ketua PC NU Inhil, Abdul Hamid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Bupati Herman beserta jajaran memberikan semangat bagi pihaknya untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di masa mendatang.

Bupati Herman pun menyambut baik niat tersebut dan meyakini keutamaan amalan berselawat. "Insyaallah kami selalu dukung acara seperti ini, apalagi selawat adalah bukti cinta kepada Rasulullah. Dengan banyaknya berselawat menimbulkan kerinduan kepada Nabi Muhammad dan meningkatkan hubungan kepada Allah SWT. Jadi harus dihayati betul tiap selawat yang dilantunkan, yang terpenting kita tergetkan tiap hari harus baca selawat," kata Bupati Herman.

Sebelum memimpin lantunan selawat, Gus Roudhy Al Musthofa menyampaikan keutamaan bagi orang-orang yang berselawat. "Jadilah anak muda yang keren tapi akhlaknya baik dan terus berupaya memperbaiki diri, menautkan hati kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Ngopi boleh, nongkrong ayok, tapi tetap semangat diajak selawatan, karena sekali kita berselawat Allah akan ciptakan puluhan malaikat yang memohon ampunan atas dosa kita," ujar Gus Roudhy.

Gus Roudhy yang juga pimpinan Pondok Pesantren Kandangan An-Nahdiyah Kabupaten Siak ini juga menjelaskan makna dari halal bihalal. "Ramadan hingga Syawal adalah upaya meningkatkan hablumminallah dan hablumminannas. Dengan puasa kita mengharap ampunan dosa kepada Allah, tapi ingat kita punya dosa terhadap sesama manusia yang hanya bisa diampuni jika kita sendiri yang minta maaf, inilah makna halal bihalal sebenarnya yang sering kita laksanakan selama Syawal," tambahnya.

Kehadiran Kasubbag TU Kemenag Inhil dalam acara ini menjadi representasi dukungan dan kebersamaan antara Kemenag Inhil dengan Pemerintah Kabupaten serta organisasi keagamaan dalam memajukan nilai-nilai spiritual dan mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat. (Ria)