Tembilahan (Kemenag) - Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Zainal Abidin, turut hadir dalam gelaran Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Bupati Inhil, Herman, bersama Gus Roudhy Al Mustofha, Khadimul Majelis Preman Langit Community, pada Selasa (29/4) malam. Acara yang dipenuhi lantunan selawat itu berlangsung di Gedung Engku Kelana Tembilahan.
Kehadiran Kasubbag TU Kemenag Inhil ini menunjukkan sinergi
dan dukungan dari jajaran Kementerian Agama terhadap kegiatan-kegiatan
keagamaan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. Selain H.
Zainal Abidin, tampak hadir pula Ketua TP. PKK Katerina Susanti, perwakilan
Unsur Forkopimda, Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Inhil, tokoh
agama, dan pihak terkait lainnya di antara para jemaah majelis selawat.
Ketua PC NU Inhil, Abdul Hamid, dalam sambutannya
menyampaikan bahwa kehadiran Bupati Herman beserta jajaran memberikan semangat
bagi pihaknya untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di masa mendatang.
Bupati Herman pun menyambut baik niat tersebut dan meyakini
keutamaan amalan berselawat. "Insyaallah kami selalu dukung acara seperti
ini, apalagi selawat adalah bukti cinta kepada Rasulullah. Dengan banyaknya
berselawat menimbulkan kerinduan kepada Nabi Muhammad dan meningkatkan hubungan
kepada Allah SWT. Jadi harus dihayati betul tiap selawat yang dilantunkan, yang
terpenting kita tergetkan tiap hari harus baca selawat," kata Bupati
Herman.
Sebelum memimpin lantunan selawat, Gus Roudhy Al Musthofa
menyampaikan keutamaan bagi orang-orang yang berselawat. "Jadilah anak
muda yang keren tapi akhlaknya baik dan terus berupaya memperbaiki diri,
menautkan hati kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Ngopi boleh, nongkrong
ayok, tapi tetap semangat diajak selawatan, karena sekali kita berselawat Allah
akan ciptakan puluhan malaikat yang memohon ampunan atas dosa kita," ujar
Gus Roudhy.
Gus Roudhy yang juga pimpinan Pondok Pesantren Kandangan
An-Nahdiyah Kabupaten Siak ini juga menjelaskan makna dari halal bihalal.
"Ramadan hingga Syawal adalah upaya meningkatkan hablumminallah dan
hablumminannas. Dengan puasa kita mengharap ampunan dosa kepada Allah,
tapi ingat kita punya dosa terhadap sesama manusia yang hanya bisa diampuni
jika kita sendiri yang minta maaf, inilah makna halal bihalal sebenarnya yang
sering kita laksanakan selama Syawal," tambahnya.
Kehadiran Kasubbag TU Kemenag Inhil dalam acara ini menjadi
representasi dukungan dan kebersamaan antara Kemenag Inhil dengan Pemerintah
Kabupaten serta organisasi keagamaan dalam memajukan nilai-nilai spiritual dan
mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat. (Ria)