0 menit baca 0 %

Kasubbag TU Kemenag Kuansing : Tidak Ada Perbedaan di Wilayah Kuansing Jadwal Imsyakiyah Ramadhan 1434 H/2013 M

Ringkasan: Kuansing (Humas) - Ketua Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kab. Kuantan Singingi H. Armadis yang juga Kasubbag TU di Kantor Kemenag Kuansing beserta tim telah menyusun jadwal imsyakiyah ramadhan 1434.H/2013. M bersama tim BHR Kab./Kota Se-Propinsi Riau dan BHR Propinsi Riau betempat di Hotel Mutiara Peka...
Kuansing (Humas) - Ketua Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kab. Kuantan Singingi H. Armadis yang juga Kasubbag TU di Kantor Kemenag Kuansing beserta tim telah menyusun jadwal imsyakiyah ramadhan 1434.H/2013. M bersama tim BHR Kab./Kota Se-Propinsi Riau dan BHR Propinsi Riau betempat di Hotel Mutiara Pekanbaru yang dilaksanakan dari tanggal 13 - 16 juni 2013. Kuansing itu berada di lintang Selatan dengan titik koordinat 0° 32’LS dengan bujur timur 101° 33’BT dengan titik terluar diwilayah Kuansing seperti Cerenti, Singingi Hilir dan Kuantan Mudik tidak sampa 2 menit, jadi Jadwal Imsyakiyah Ramadhan 1434. Hijriyah apakah itu waktu sholat, waktu berbuka maupun waktu Imsyak tidak ada perbedaan diseluruh Kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi, jadi tidak akan ada disuatu kecamatan untuk tambah atau kurang tentang koreksi waktu”ujar Armadis dengan mantap yang ditemui humas diruang kerjanya Senin, 10/7. Jadwal Imsyakiyah Ramadhan 1434. H / 2013. M berlaku untuk semua wilayah di Kabupaten Kuantan Singingi,”sambungnya. Pada saat itu Armadis menghimbau bagi Kantor / Instansi, BUMN, Ormas Islam dan lain-lain yang akan mencetak imsyakiyah ramadhan 1434. H ini agar merujuk pada jadwal yang telah disusun oleh BHR Kuansing atau Kantor Kemenag Kab. Kuantan Singingi. Bagi Pengurus Masjid, Mushalla, dan Surau yang membunyikan Serine atau beduk tanda waktu berbuka dan imsyak, agar mempedomani atau merujuk kepada serine yang dibunyikan oleh Radio Pemerintah Daerah Kuantan Singingi atau Kuansing FM dengan frekwensi 100,9. Lebih lanjut mantan Kasi Urais dan Penyelenggara Haji Kuansing ini menyampaikan, untuk keseragaman waktu berbuka, sholat dan imsyak agar jam disamakan dan merujuk kepada jam RRI atau TVRI. Berikan masyarakat pelayanan, berikan kepada masyarakat ketenangan, jangan buat masyarakat resa, kerana jika membunyikan serine pada waku yang berbeda , apalagi bedanya jauh sekali, tentu akan membuat masyarakat bingung,”ungkapnya.****(ar)