0 menit baca 0 %

Kasubbag TU, Pelatihan Ini Meningkatkan Keterampilan dan Ekonomi

Ringkasan: Pelalawan (Inmas) -Hari ini, Kasubbag Tu Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, H.M. Amin, S.Ag., M.H., mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama untuk menghadiri dan memberikan sambutan dalam pelatihan menjahit bagi 30 mustahiq Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Ikatan Muslim Riau Komplek (IMRA).

Pelalawan (Inmas) -Hari ini, Kasubbag Tu Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, H.M. Amin, S.Ag., M.H., mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama untuk menghadiri dan memberikan sambutan dalam pelatihan menjahit bagi 30 mustahiq Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Ikatan Muslim Riau Komplek (IMRA). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama IMRA dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau.


Acara ini turut dihadiri oleh H. Azhari Nur, yang menjabat sebagai Kakanwil Provinsi Riau pada masanya dan juga bertugas sebagai Humas Keagamaan di PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), serta H. Ishak beserta anggota BAZNAS Provinsi Riau. Lokasi pelatihan ini berlangsung di Ruko Penjahit Ayu, yang terletak di Jalan Maharaja Indera, Pangkalan Kerinci.


Dalam sambutannya, H.M. Amin menekankan pentingnya pelatihan menjahit sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan dan pengembangan ekonomi bagi para mustahiq. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap kerjasama antara UPZ IMRA, SMA, dan BAZNAS Provinsi Riau yang telah turut mendukung program ini.


Hadirnya H. Azhari Nur Humas Keagamaan PT RAPP juga menunjukkan dukungan dari sektor swasta dalam upaya kesejahteraan masyarakat. Keberadaan anggota BAZNAS Provinsi Riau juga menambah dimensi keagamaan dan sosial dalam acara tersebut.


Pelatihan menjahit ini diselenggarakan di lokasi yang strategis, Ruko Penjahit Ayu, guna memberikan kemudahan akses bagi peserta. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi 30 mustahiq yang mengikuti pelatihan ini. Semoga kerjasama antarlembaga ini dapat terus berkembang untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat.

#inmaskemenagpelalawan