Bengkalis (Kemenag) - Antusiasme siswa dan guru terlihat saat mengikuti kegiatan Integrasi Layanan Primer (ILP) dari pemerintahan desa Pedekik di MTs Nurul Jadid Pedekik Sabtu, 9/11/3024 di ruang kelas.
ILP Desa ini meliputi skrining kesehatan, pengecekan berat badan, tinggi badan, lingkar perut, tensi darah, dan gula darah pada usia sekolah atau usia remaja (6-18) tahun serta usia dewasa (18-59) tahun. Khusus buat MTs Nurul Jadid dilakukan pada siswa kelas VIII A, VIII B, dan majelis guru.
Kepala MTs Nurul Jadid diwakili Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Kiptiah menyambut baik dan mendampingi kegiatan ILP dari desa Pedekik. Kiptiah mengatakan "Dengan kegiatan ILP desa Pedekik kiranya dapat memberikan kemudahan kontrol kesehatan bagi siswa lebih dini. Â Peluang kontrol kesehatan tersebut tidak hanya terfokus kepada siswa, guru juga tidak ketinggalan dapat melakukan skrining kesehatan tanpa harus pergi ke puskesmas atau dokter. Pelayanan kesehatan dari ILP Desa yang langsung turun ke madrasah kiranya terus berjalan ngan baik dan terjalin kerjasama yang berkesinambungan antara ILP desa Pedekik dengan pihak madrasah yakni MTs Nurul Jadid khususnya".
Yuyuk Susanty selaku ketua ILP Desa Pedekik dalam sambutannya mengungkapkan "Sasaran ILP mencakup ibu hamil, persalinan, nifas, bayi dan anak pra sekolah, usia sekolah, usia remaja, usia dewasa, dan usia tua. Oleh karena di MTs Nurul Jadid terdapat beberapa siklus kehidupan seperti usia sekolah, usia remaja, dan usia dewasa, maka kader ILP, pihak kesehatan dan penyuluh lapangan KB  turun langsung ke madrasah untuk melaksanakan program ILP Desa dengan melaksanakan pemeriksaan kesehatan".
Adapun petugas skrining kesehatan dari ILP desa Pendekik terdiri dari Yuyuk Susanty, Zulfa Erida, Siti Antasari, dan Isnarti. Kemudian didampingi tim kesehatan Novia Puspita Wulandari dan Siti Aisyah, serta Penyuluh Lapangan KB Ratna Sari Dewi.
Sebagai informasi, ILP merupakan
bagian dari transformasi layanan kesehatan primer yang menjadi salah satu pilar
transformasi kesehatan di Indonesia dengan tujuan mendekatkan akses pelayanan
kesehatan yang promotif, preventif, kuratif, rehabilitative, dan paliatif,
menyediakan pelayanan kesehatan yang berkesinambungan sesuai siklus hidup
masyarakat, dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Â