Bengkalis (Inmas) – Kegiatan manasik haji Kecamatan Bengkalis oleh KUA Kec.
Bengkalis berlanjut pada hari kedua Jumat, 19/04/2024 di Musholla Al Ikhlas
Kemenag Bengkalis. Kali ini, fokus manasik haji tertuju
pada "Pencegahan dan Pengendalian Penyakit" dengan menghadirkan dr.
Mariatul Qibtiyah sebagai pemateri.
Â
Penyuluh
Agama Islam Kecamatan Bengkalis, Ramlan, S.Pd.I, kembali bertindak sebagai
moderator dalam sesi ini. Ramlan membuka acara dengan menyampaikan terima kasih
kepada seluruh peserta manasik haji yang telah hadir dan antusias mengikuti
kegiatan. Beliau juga menyampaikan harapannya agar materi yang disampaikan oleh
dr. Mariatul Qibtiyah dapat memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman yang
memadai bagi calon jemaah haji (CJH) dalam menjaga kesehatan selama di Tanah
Suci.
Â
dr.
Mariatul Qibtiyah mengawali materinya dengan menjelaskan tentang edukasi penyakit
menular yang berpotensi terjadi selama ibadah haji. Beliau menekankan
pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mengikuti protokol
kesehatan yang berlaku untuk meminimalisir risiko penularan penyakit.
Â
Lebih
lanjut, dr. Mariatul Qibtiyah membahas tentang pengelolaan stres dan dehidrasi,
serta risiko yang menyertainya. Beliau memberikan tips-tips praktis untuk
menjaga kesehatan mental dan fisik selama di Tanah Suci, seperti minum air
putih yang cukup, istirahat yang cukup, dan melakukan relaksasi.
Â
Tak
lupa, dr. Mariatul Qibtiyah juga memberikan edukasi kesehatan khusus bagi CJH
lansia. Beliau menjelaskan tentang kondisi kesehatan yang umum dialami lansia,
serta tips-tips untuk menjaga kesehatan dan kebugaran selama di Tanah Suci.
Â
Pemahaman
tentang pencegahan dan pengendalian penyakit sangat penting bagi CJH untuk
melaksanakan ibadah haji dengan sehat dan lancar. Dengan mengikuti materi
manasik haji ini, diharapkan CJH dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya
dan meminimalisir risiko kesehatan selama di Tanah Suci.
Â
Kegiatan
manasik haji ini merupakan salah satu bukti komitmen KUA Kecamatan Bengkalis
dalam memberikan bimbingan dan pembekalan yang komprehensif kepada CJH di
wilayahnya. Dengan pengetahuan dan persiapan yang matang, diharapkan CJH dapat
melaksanakan ibadah haji dengan penuh khusyuk dan mabrur.