Kampar ( Kemenag )--Keluarga besar MTsN 4 Kampar menggelar serangkaian kegiatan memperingati peristiwa Isra' Mi'raj dan menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H. Acara yang berlangsung pada hari Rabu, 26 Februari 2025 ini juga sekaligus menjadi momen penutupan proses belajar mengajar di madrasah. Sebagai bagian dari kegiatan ini, dilaksanakan pula pembagian hadiah Torseda ke-III yang diselenggarakan pada tanggal 13-21 Februari, yang melibatkan dua kecamatan, yakni Kecamatan Kampa dan Kecamatan Tambang, serta seluruh SD/MI yang berpartisipasi.
Kegiatan ini tidak hanya mengundang peserta dari MTsN 4 Kampar, tetapi juga melibatkan kepala sekolah dan perwakilan dari sekolah-sekolah SD/MI yang ada di Kecamatan Kampa dan Kecamatan Tambang. Semua pihak yang hadir turut merayakan pencapaian dan kesuksesan siswa-siswi dalam berbagai kompetisi yang diselenggarakan
Kegiatan ini diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh penceramah Abuya Drs. H. Muslim. Dalam tausiah yang sangat menyentuh hati para hadirin beliau mengingatkan umat Islam, khususnya para santri, tentang pentingnya mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh semangat.
Abuya Muslim memulai tausiah dengan mengutip beberapa ayat Al-Qur'an dan hadits yang berkaitan dengan peristiwa Isra' Mi'raj, yang menjadi momen penting dalam perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Beliau mengajak umat untuk mengambil hikmah dari perjalanan isra' dan mi'raj, yakni bagaimana Nabi Muhammad SAW yang mendapatkan perintah langsung dari Allah SWT untuk menjalankan shalat, yang menjadi tiang agama.
“Isra’ Mi’raj mengajarkan kita betapa pentingnya shalat dalam kehidupan seorang Muslim. Shalat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, terutama di bulan yang penuh berkah ini, yaitu bulan Ramadhan,” ujar Abuya Muslim
Sementara itu Kepala Madrasah MTsN 4 Kampar Mhd. Yuras, M.Pd dalam kesempatan ini menyampaikan pesan penting kepada para santri dan santriwati. mengajak para siswa untuk lebih aktif berpartisipasi di bulan Ramadhan dengan menjadi penceramah di masjid-masjid setempat, serta turut berperan sebagai protokol dalam berbagai kegiatan keagamaan.
“Kepada para santri, bulan Ramadhan adalah waktu yang sangat berharga untuk menambah ilmu dan amal. Kami mengharapkan agar kalian menjadi penceramah di masjid dan berperan aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat. Setiap siswa yang tampil dan berperan di masyarakat, akan mendapatkan hadiah sesuai dengan kemampuan keuangan madrasah,” ujar Kepala Madrasah.
Pesan yang disampaikan juga merujuk pada instruksi Menteri Agama, khususnya mengenai pentingnya peran serta dalam bermasyarakat yang tercantum dalam poin nomor 8. Hal ini bertujuan untuk mendorong siswa-siswi agar tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga memperdalam pemahaman agama dan keterampilan sosial mereka melalui partisipasi aktif di masyarakat. Aktivitas di luar kelas seperti menjadi penceramah, protokol, atau berperan dalam kegiatan keagamaan lainnya, diharapkan dapat membentuk karakter dan meningkatkan rasa tanggung jawab siswa terhadap lingkungan sekitar, pesan Yuras ( fatmi/ Yuras )