Tembilahan (Kemenag) – Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Kecamatan Tempuling ke-46 telah resmi ditutup pada Jumat (25/7/2025). Acara penutupan yang meriah ini dipusatkan di lapangan sepak bola Tuah Negeri Desa Mumpa, dan disaksikan oleh ribuan masyarakat yang antusias. Kehadiran tokoh-tokoh penting, termasuk Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tempuling, H. Fachrudi Rasyid, menjadi sorotan utama, menandakan kuatnya dukungan keagamaan dalam gelaran akbar ini.
Bupati Indragiri Hilir yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati
Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H. Muamar Gaddafi, secara resmi
menutup acara. Dalam sambutannya, H. Muamar Gaddafi menekankan pentingnya MTQ
sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai
Al-Qur'an. "Kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tapi juga wadah
untuk memperkuat silaturahmi dan keimanan kita," ujarnya.
Peran aktif KUA Kecamatan Tempuling terlihat jelas sejak
awal persiapan hingga penutupan. H. Fachrudi Rasyid tak hanya hadir sebagai
undangan, namun juga mendampingi perwakilan Bupati, menunjukkan komitmen KUA
dalam mendukung syiar Islam di wilayahnya. Kehadiran beliau menjadi simbol
kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam memajukan kualitas
spiritual masyarakat.
Selain H. Fachrudi Rasyid, acara ini turut dihadiri oleh
alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, Anggota DPRD Kabupaten
Indragiri Hilir, serta Camat dan Forkopimcam Kecamatan Tempuling, yang semakin
menambah khidmat suasana.
Pada MTQ kali ini, Kelurahan Sungai Salak berhasil meraih
gelar juara umum, menunjukkan kualitas dan persiapan yang matang dari para
pesertanya. Posisi kedua diraih oleh Kelurahan Pangkalan Tujuh, disusul Kelurahan
Tempuling di posisi ketiga.
H. Fachrudi Rasyid menyampaikan rasa syukurnya atas
kelancaran dan suksesnya penyelenggaraan MTQ ini. "Kami sangat bangga
melihat antusiasme masyarakat dan para peserta. Ini menunjukkan bahwa kecintaan
kita terhadap Al-Qur'an sangat besar," ujarnya. Beliau juga menambahkan,
"Semoga semangat dan pelajaran yang didapat dari MTQ ini dapat terus
diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan masyarakat Tempuling
lebih berakhlak mulia dan Qur'ani."
Dengan ditutupnya MTQ ke-46 ini, diharapkan semangat untuk
membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an akan semakin meningkat di seluruh
lapisan masyarakat Kecamatan Tempuling, didukung penuh oleh peran aktif KUA dan
seluruh elemen masyarakat. (Ria)