0 menit baca 0 %

Kembali Bedah Perkin E-Kinerja, 50 ASN Baru Kemenag Kampar Ikuti Bimtek dari Tim Kepegawaian

Ringkasan: Kampar (Kemenag) Masih tentang E-Kinerja, kali ini Tim Kepegawaian Kemenag Kampar membuka kuota untuk Bimbingan Teknis pengisian E-Kinerja untuk 50 orang ASN Kemenag Kampar yang baru dilantik beberapa waktu lalu. Bimtek ini kabarnya masih akan berlanjut hari-hari ke depan dan focus dalam pengisianny...

Kampar (Kemenag) – Masih tentang E-Kinerja, kali ini Tim Kepegawaian Kemenag Kampar membuka kuota untuk Bimbingan Teknis pengisian E-Kinerja untuk 50 orang ASN Kemenag Kampar yang baru dilantik beberapa waktu lalu. Bimtek ini kabarnya masih akan berlanjut hari-hari ke depan dan focus dalam pengisiannya menuju deadline Triwulan Ke-2 yakni tanggal 31 Juli 2025.

Adalah Apri Maryu Heri, Nurfajriani, Rahayu Puji Astuti, Alfi Fadlan, dan Sri Dewi Gumelar yang merupakan tim solid dari Kepegawaian Kemenag Kampar yang siap membantu ASN Kemenag Kampar dalam penyelesaian E-Kinerja.

“Tidak bosan-bosannya kami akan terus menyampaikan tentang pengisian E-Kinerja kepada Bapak/Ibu sekalian ASN yang baru tergabung di Kemenag Kampar. Dengan total 842 orang ASN di Kemenag Kampar per hari ini, seluruhnya harus menyelesaikan pengisian tersebut agar penilaian instansi kita bisa berstatus Final,” ujar Apri.

50 orang ASN yang hari ini mendapatkan kuota Bimtek merupakan PPPK dari satker madrasah dan KUA-KUA. Tim Kepegawaian Kemenag Kampar bertekad untuk dapat memberikan bimbingan ini demi kemaslahatan bersama, demi kemaslahatan organisasi.

Kegiatan Bimtek Hari Ke-2 ini berlangsung di Aula Lantai II Kemenag Kampar pada Rabu (16/07/2025) sejak pagi hingga sore hari. Para peserta dibimbing mulai dari 0 hingga upload evidence.

Beberapa materi yang disampaikan dalam bimtek ini antara lain:

  1. Pengenalan Aplikasi e-Kinerja: Fitur-fitur utama dan cara mengakses serta memasukkan data kinerja.
  2. Penerapan KPI (Key Performance Indicator): Pengukuran kinerja berbasis hasil kerja yang terukur.
  3. Pengenalan MFA (Multi-Factor Authentication untuk Aparatur Sipil Negara. Ini adalah sistem keamanan tambahan yang mewajibkan ASN untuk melakukan verifikasi ganda saat mengakses layanan digital mereka, seperti platform ASN Digital.
  4. Analisis data Kinerja: Menggunakan data kinerja untuk perencanaan dan evaluasi pengembangan SDM.
  5. Pengisian Rencana Hasil Kerja (RHK) untuk masing-masing jabatan yang merupakan turunan dari Perkin atasan dan cara upload evidence-evidence.

(Cicy/Fatmi/Zaipul)