Kampar (Kemenag) - Bertempat di kawasan Kantor Desa Salo, Fuadi Ahmad bersama Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Kampar bersama Kepala Desa Salo, menanam pohon matoa. Seperti janjinya, dalam hal menjalin kerjasama dengan berbagai organisasi masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar, Fuadi juga akan mengajak gerakan ekoteologi dari Kementerian Agama.
Pada Rabu (30/4/2025), setelah menjadi pemateri pada kegiatan yang diselenggarakan PUSPA di Kec.Salo, seluruh tamu undangan ikut menyaksikan prosesi penyerahan bibit matoa dari Kemenag Kampar. Setelahnya Fuadi bersama masyarakat setempat menanam matoa tersebut.
"Kementerian Agama memiliki Program Asta Protas yang merupakan turunan dari Asta Cita Presiden RI. Dan diantaranya ialah ekoteologi, yaitu bagaimana peran agama terhadap lingkungan," ujarnya.
Selain menyampaikan pesan-pesan agar Desa Salo terwujud untuk menjadi Kampung Moderasi, Fuadi juga mengajak warga Desa Salo untuk membuat Desa Salo menjadi Desa Ramah Anak dan Ramah Peremluan. Hal tersebut juga sesuai dengan tujuan dari Forum PUSPA Kampar.
"Selain menjaga hubungan dengan Allah dan manusia, di Islam juga diajarkan untuk menjaga hubungan dengan alam, atau menyatu dengan alam. Alam adalah tempat kita bernaung dan beraktivitas. Maka sudah sepatutnya untuk kita jaga dan lestarikan. Salah satunya ialah dengan menanam pohon," tutur Fuadi.
Turut hadir pada kesempatan tersebut yaitu Kepala Desa Salo Ihpasni Arham, Ketua PUSPA Ernie Hairani, dan perwakilan DPPKBP3KA, Susi Desriani. Seluruh rangkaian kegiatan juga diikuti oleh sekitar 50 orang warga Desa Salo.
(Cicy/Fatmj/Agus)