Pekanbaru (Kemenag) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan penyerahan mahasiswa program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2025 dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) yang berlangsung pada Selasa siang (30/09/2025).
Acara serah terima yang menandai dimulainya kolaborasi akademik ini bertempat di Ruang 320 MAN 1 Pekanbaru. Program PLP ini akan dijalani oleh tujuh orang mahasiswa UIN Suska selama kurang lebih dua bulan, terhitung mulai tanggal 30 September hingga 28 November 2025.
Dari pihak UIN Suska, kegiatan serah terima ini dihadiri oleh Drs. Zulkifli Nelson, M.Ed. Sementara itu, jajaran pimpinan MAN 1 Pekanbaru hadir lengkap, dipimpin langsung oleh Kepala MAN 1 Pekanbaru, Norerlinda, M.Pd., didampingi Kepala Tata Usaha, Maida Susi, S.M., serta enam Wakil Kepala. Para wakil kepala yang turut mendampingi antara lain Retno Kusnawati, M.Pd. (Waka Akademik), Yusnimar, M.Pd. (Waka Kesiswaan), H. Suparman, M.Pd.I. (Waka Keislaman), Hj. Nur Rahmi, M.Pd. (Waka Sarpras), dan H. Zulfa Hendri, M.Pd. (Waka Humas). Selain itu hadir pula 7 orang guru pamong dari MAN 1 Pekanbaru yang akan mendampingi 7 mahasiswa PLP tersebut.Â
Kehadiran jajaran pimpinan yang lengkap ini mencerminkan keseriusan MAN 1 Pekanbaru dalam memfasilitasi dan membimbing calon-calon pendidik profesional. Program PLP ini memang bertujuan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa untuk beradaptasi, mengamati, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan persekolahan sebagai bekal sebelum terjun ke dunia kerja.
Dalam sambutannya, Norerlinda, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UIN Suska memilih MAN 1 Pekanbaru sebagai lokasi PLP. Ia menekankan bahwa madrasah siap menjadi laboratorium pembelajaran yang berharga bagi para mahasiswa.
"Kami menyambut tujuh mahasiswa UIN Suska dengan tangan terbuka. MAN 1 Pekanbaru tidak hanya akan menjadi tempat mereka mengaplikasikan teori, namun juga tempat mereka merasakan langsung dinamika sistem pendidikan madrasah yang berbasis nilai-nilai agama dan integritas," tegas Norerlinda. "Kami berharap para mahasiswa dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari guru pamong kami, dan sebaliknya, membawa semangat serta inovasi baru yang menyegarkan ke lingkungan madrasah ini."
Dengan dimulainya program ini, diharapkan terjadi transfer ilmu dua arah yang saling menguntungkan, baik bagi pengembangan kurikulum UIN Suska maupun bagi peningkatan kualitas pengajaran di MAN 1 Pekanbaru. (Humas Mansa)