0 menit baca 0 %

Kemenag Bengkalis Buka Secara Resmi Sosialisasi Kurikulum Cinta Moderasi Beragama Dan Anti Korupsi

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag)-Kepala Kantor Kemenag Bengkalis diwakili Kasubbag TU H Zulkarnaen secara remi buka Sosialisasi Kurikulum Cinta Moderasi Beragama Dan Anti Korupsi di aula PLHUT Kantor Kemenag Bengkalis,Kamis 17 April 2025. Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag...

Bengkalis (Kemenag)-Kepala Kantor Kemenag Bengkalis diwakili Kasubbag TU H Zulkarnaen secara remi buka Sosialisasi Kurikulum Cinta Moderasi Beragama Dan Anti Korupsi di aula PLHUT Kantor Kemenag Bengkalis,Kamis 17 April 2025.

Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau Dr.H.jisman sebagai narasumber ahli di bidangnya  pada kegiatan ini.

Dalam sambutannya Kasubbag TU  menjelaskan Kementerian Agama (Kemenag) RI menyatakan kesiapannya untuk menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta  dan anti  korupsi di madrasah . Kasubbag TU berharap kurikulum ini bisa menjadi fondasi baru dalam pembentukan karakter bangsa yang berakar pada nilai-nilai kasih sayang.

Kurikulum Cinta tidak diperkenalkan sebagai mata pelajaran baru, melainkan akan diintegrasikan ke dalam berbagai mata pelajaran yang sudah ada.

Menurutnya "
penerapan Kurikulum Cinta Ini menjadi inisiatif dalam pengembangan pendidikan agama dan keagamaan yang bertujuan menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia dan lingkungan”jelas Kasubbag TU.

Diharapkan kepada seluruh peserta yang hadir agar dapat mengikuti kegiatan ini secara baik karna kegiatan ini besar manfaatnya untuk keberlangsungan peserta didik di madrasah.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau Dr.H.jisman sebagai narasumber menyampaikan menekankan empat aspek utama. Pertama, membangun cinta kepada Tuhan (Hablum Minallah). “Kedua, membangun cinta kepada sesama manusia,

Ketiga membentuk kepedulian terhadap lingkungan (Hablum Bi’ah). Keempat, kecintaan terhadap bangsa (Hubbul Wathan) dan kelima membentuk pemahaman anti korupsi sejak dini.

Turut hadir dalam kegiatan ini , Kasi dan penyelenggara  , serta peserta sosialisasi sebanyak 40 peserta.