Bantan (Kemenag) - Aula
Serbaguna Desa Selatbaru pagi ini menjadi saksi terselenggaranya kegiatan
Pembinaan Keluarga Sakinah yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama
Kabupaten Bengkalis melalui Seksi Bimas Islam Kamis 14/08/2025. Acara dimulai dari
pukul 08.00 WIB s.d selesai dengan pembukaan resmi oleh Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Drs. H. Khaidir, yang sekaligus tampil
sebagai narasumber pertama.
Dalam sambutannya, H.
Khaidir menegaskan bahwa keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah adalah pondasi penting
dalam membangun masyarakat yang harmonis. Ia mengajak seluruh pasangan suami
istri yang hadir untuk terus memperkuat komitmen rumah tangga dengan
mengedepankan nilai-nilai agama, komunikasi yang baik, serta saling menghargai.
Materi yang disampaikan beliau menekankan pada peran agama sebagai panduan
utama dalam setiap aspek kehidupan berumah tangga.
Kegiatan ini dihadiri oleh
20 pasang suami istri dari masyarakat Desa Selatbaru, yang sebagian besar telah
berumah tangga dalam kurun waktu cukup lama. Kehadiran mereka disambut hangat
oleh Kepala Desa Selatbaru, Rahayu Nendang, S.Pi, yang turut hadir memberikan
dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam kesempatan itu, Kepala
Desa berharap agar materi yang disampaikan dapat diaplikasikan dalam kehidupan
sehari-hari, sehingga keharmonisan keluarga warga Selatbaru semakin terjaga.
Sebagai narasumber kedua,
Syafriadi, M.Pd, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bantan, membawakan materi
"Keluarga Sakinah: Memelihara Cinta & Iman di Usia Pernikahan yang
Matang". Beliau menguraikan secara rinci tiga pilar penting rumah tangga
sakinah, yakni sakinah (ketenangan), mawaddah (cinta), dan rahmah (kasih
sayang). Syafriadi juga mengaitkan materinya dengan dalil-dalil Al-Qur’an dan
hadits, memberikan contoh nyata, serta tips praktis untuk menjaga keharmonisan
dalam rumah tangga meskipun usia pernikahan telah berjalan puluhan tahun.
Narasumber ketiga, Drs. H.
Nasuha, Kepala KUA Kecamatan Bantan, melengkapi rangkaian materi dengan
pembahasan tentang peran suami dan istri dalam membangun keluarga harmonis.
Beliau menekankan pentingnya saling menghormati, menjaga kepercayaan, mengelola
keuangan dengan bijak, serta memelihara komunikasi yang sehat.
Kegiatan ini berlangsung
interaktif, ditandai dengan sesi tanya jawab yang membuat suasana semakin
hidup. Para peserta tampak antusias berbagi pengalaman, sekaligus menyimak
dengan seksama jawaban dan penjelasan para narasumber.
Acara ditutup dengan doa
bersama, memohon kepada Allah SWT agar rumah tangga para peserta selalu
dilimpahi keberkahan, dilindungi dari perselisihan, serta senantiasa berada
dalam naungan sakinah, mawaddah, warahmah. Semua yang hadir berharap kegiatan
serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang untuk memperkuat ketahanan
keluarga di Desa Selatbaru dan wilayah lainnya di Kabupaten Bengkalis.