0 menit baca 0 %

Kemenag Bengkalis Sampaikan “Akhlak Jemaah dan Budaya Arab Saudi" di Manasik Haji Kec. Bengkalis

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bengkalis H Khaidir menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Manasik Haji Kec. Bengkalis dengan manyampaikan materi terkait dengan Akhlak Jamaah Haji dan Budaya Arab Saudi, bertempat di Mushalla Al Ikhlas Kantor Kemenag Bengkalis Kamis (25/04/...

Bengkalis (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bengkalis H Khaidir menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Manasik Haji Kec. Bengkalis dengan manyampaikan materi terkait dengan Akhlak Jamaah Haji dan Budaya Arab Saudi, bertempat di Mushalla Al Ikhlas Kantor Kemenag Bengkalis Kamis (25/04/2024).

 

Mengawali penyampaian materi dengan membacakan Qs. Ali Imron : 97 yaitu Mampu dari Keamanan, Mampu Jasmani Rokhani, Mampu Ekonomi, Mampu Ilmu Manasik, Mampu Menjaga Diri adalah syarat penting menunaikan ibadah haji dari kata istitha’ah atau mampu

 

“Mampu menjaga diri maksudnya adalah mampu untuk menahan atau meninggalkan hal-hal yang menjadikan ibadah hajinya tidak sempurna atau bahkan tidak sah. Maka diperlukan pemahaman tentang Akhlak dalam menunaikan ibadah haji akhlak jamaah haji adalah etika yang semestinya diamalkan dalam menunaikan ibadah     haji sejak berangkat sampai pulang kembali”. Ujar H. Khaidir.

 

“Terdapat 3 hal yang harus diperhatikan oleh jamaah haji yaitu, tidak boleh berbuat rofats tidak boleh berbuat fasik tidak boleh berbuat jidal. Ia menambahkan Dalam Quran Surah Al Baqarah: 197 secara garis besar Akhlak dibagi : Akhlak Kepada Allah, Akhlak kepada sesama manusia/jamaah, Akhlak kepada alam dan lingkungan, Akhlak terhadap diri sendiri.

 

Maka selalu lah tingkatkan iman dan taqwa, berdo’a dan dzikir, sabar, ikhlas, rendah diri, berbaik sangka, kepada Allah SWT, ungkapnya.

 

“Di Mekkah nanti perbanyak tolong menolong, saling menghargai, saling menghormati, nasihat menasihati. Kemudian tetap jaga kebersihan, jaga keamanan, tidak merusak tumbuh tumbuhan, tidak mengganggu binatang,” imbuhnya.

 

“Maka yang terpenting dari hal diatas tetap menjaga kebersihan badan, pakaian, tempat tinggal jaga lisan dan perbuatan makan, istirahat yang teratur berhati-hati dan waspada, qana’ah dan zuhud,” Ingatnya

 

Adapun tata cara berpakaian di Arab Saudi yaitu menutup aurat, bersih, suci, rapi, diutamakan putih, menyesuaikan cuaca, memakai wangi-wangian, sederhana.

 

H. Khaidir menjelaskan sosial budaya Arab Saudi salah satunya adalah berpegang kuat terhadap tradisi, pakai bahasa pasaran, perbedaan tupoksi pria/wanita, suka berdandan/wangi/salon, dan lain-lain.

 

"Ingat, budaya kita dengan budaya di Arab Saudi sangat banyak perbedaannya. Jangan sampai ketika di Arab Saudi nanti kita memanggil seseorang dengan menunjuk jari, itu sangat tidak sopan dalam budaya Arab Saudi. Jangan mengenakan pakaian yang ada gambar makhluk hidupnya. Apalagi sampai menepuk pantat seseorang, itu sebuah perbuatan yang tidak bisa ditolerir di sana meskipun maksud kita hanya bercanda," ungkapnya.

 

Perbanyaklah melaksanakan ibadah wajib, beristighfar dan luruskan niat semata-mata untuk meraih ridha Allah Subhanahu Wata`Ala agar pulang dengan predikat haji yang mabrur-mabrurah, pungkasnya.