0 menit baca 0 %

Kemenag Dumai Gelar Rapat, Lakukan Pendataan Sarana Prasarana Ponpes di Kota Dumai

Ringkasan: Dumai (Kemenag) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) berkerjasama dengan Penyuluh Agama Islam Kecamatan se-Kota Dumai menggelar pertemuan untuk menindaklanjuti instruksi langsung dari Menteri Agama Republik Indonesia.

Dumai (Kemenag) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) berkerjasama dengan Penyuluh Agama Islam Kecamatan se-Kota Dumai menggelar pertemuan untuk menindaklanjuti instruksi langsung dari Menteri Agama Republik Indonesia. Pertemuan ini bertujuan untuk melakukan pendataan sarana dan prasarana di 15 pondok pesantren yang tersebar di seluruh Kota Dumai.

Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai dalam hal ini diwakili oleh Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Tata Usaha (TU) H. Muhammad Yunus, memberikan pengarahannya dari Aula Pertemuan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai, didampingi oleh Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam (Pendis) Januarizal, ia menegaskan bahwa pendataan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap pondok pesantren (Ponpes). โ€œIni perintah langsung Menteri Agama Republik Indonesia untuk kita peduli terhadap pondok pesantren,โ€ tegas Kasubbag TU.

Instruksi ini muncul sebagai respons atas musibah runtuhnya salah satu bangunan pondok pesantren, yang menyoroti pentingnya memastikan kelayakan huni dan izin operasional bangunan. โ€œDalam hal ini Pak Menteri punya kepedulian untuk mendata pondok pesantren (Ponpes) dari sisi fisik struktural, struktur bangunan,โ€ tambah H. Muhammad Yunus.

Sedangkan Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam (Pendis) Januarizal, menyarankan agar setiap KUA menunjuk satu hingga dua orang operator yang memiliki kemampuan di bidang teknologi informasi untuk menginput data ke dalam aplikasi yang telah disiapkan, guna menghindari kendala teknis.

Di akhir pengarahannya, Kasi Pendis Januarizal memberikan apresiasi atas kesiapan seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas mulia ini. Rapat kemudian dilanjutkan dengan coffee break bersama. (Arief)