Dumai (Inmas) – Kakan Kemenag Dumai Drs. H. Syafwan didampingi Kasi Pendis Kankemenag Dumai Drs. Sarifuddin dan Ketua Pokjawas Kankemenag Dumai Drs. H. Ismail Abas, MA membuka kegiatan Rapat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di lingkungan Madrasah se-Kota Dumai yang bertempat di Aula Pertemuan Kankemenag Dumai, Rabu (17/06/2021).
Rapat yang diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan Islam tersebut dihadiri oleh Pengawas Madrasah dan Sekolah, Kepala Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah serta Aliyah se-Kota Dumai untuk membahas lebih lanjut mengenai kesiapan pembelajaran tatap muka terbatas yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang.
Dalam kesempatan tersebut Kakan Kemenag Dumai, H. Syafwan mengatakan dalam proses pembelajaran tatap muka nantinya, harus sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.
“Mudah-mudahan bulan Juli nanti sudah memulai pembelajaran tatap muka. Sebelum itu, harus dipastikan guru-guru mendapatkan vaksin. Sosialisasi ke orang tua harus digencarkan agar tidak ada rasa takut dan proses pembelajaran berjalan dengan lancar,” ucapnya.
Lebih lanjut beliau juga menjelaskan kepada semua madrasah baik negeri maupun swasta untuk mengikuti aturan yang nantinya dibuat oleh Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Dumai tentang pembelajaran tata muka tersebut.
“Saya mohon bapak/ibu Kepala nanti ketika mulai, bapak/ibu Kepala harus siap di depan semua untuk melihat dan mengevaluasi kira-kira apa yang kurang. Nanti per minggu akan kita evaluasi karena resikonya ini adalah anak-anak. Masih ada waktu, harus betul-betul kita manfaatkan untuk mengecek mana yang paling efektif dan efisien itu nanti yang akan kita gunakan,” jelasnya.
Kasi Pendis Kankemenag Dumai, Drs. Sarifuddin dalam kesempatan ini menghimbau kepada para Kepala madrasah agar menyediakan fasilitas-fasilitas protokol kesehatan untuk anak-anak yang akan bersekolah.
“Saya mohon disediakan handsanitaizer untuk anak-anak kita. Jadi kalau tempat cuci tangannya ramai, bisa pakai handsanitaizer dan menggunakan masker dengan benar. Jadi itu bukan tanggung jawab Kepala madrasah saja, tapi juga tanggung jawab kita semua yang berada di lingkungan madrasah,” ungkapnya.
Rapat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas ini ditutup dengan forum diskusi dan tanya jawab lebih lanjut antara Ketua Pokjawas dengan Kepala Madrasah se-Kota Dumai. (Arief)