Kemenag Evaluasi Pelaksanaan Amalia Ramadhan di Rohul
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan, MA melaksanakan rapat koordinasi internal bersama para Kepala Seksi dan Kepala KUA Kecamatan se Rokan Hulu dalam rangka evaluasi pelaksanaan amaliah Ramadhan dan persiapan Idul Fitri 1432 H, Selas...
Rokan Hulu (Humas)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan, MA melaksanakan rapat koordinasi internal bersama para Kepala Seksi dan Kepala KUA Kecamatan se Rokan Hulu dalam rangka evaluasi pelaksanaan amaliah Ramadhan dan persiapan Idul Fitri 1432 H, Selasa (24/8) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu.
Berdasarkan pantauan Kepala KUA di lapangan, bahwa di setiap masjid yang jumlahnya 603 masjid, semuanya melaksanakan sholat tarweh berjamaah disertai dengan penyampaian kultum Ramadhan antara Isya dan sholat tarweh. Namun ada juga sebagian masjid yang tak diisi kultum Ramadhan, karena keterbatasan Muballligh. Selain itu, tadarus AlQur`an pasca sholat tarweh juga cukup semarak. Hal ini diharapkan, dapat menjadi cikal bakal pelaksanaan Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji di Rokan Hulu, yang telah dicanangkan beberapa waktu yang lalu.
"Magrib mengaji ini adalah tradisi lama yang telah hilang yang ingin dihidupkan kembali. Para pemilik warung kopi dan kedai nasi serta cafe- cafe cukup menghormati orang yang sedang berpuasa, terbukti dengan tutup disiang hari selama Ramadhan," jelasnya.
Ia menambahkan, Kantor Kemenag Rohul telah mengeluarkan surat edaran tentang zakat fitrah dan zakat mal, serta telah disebarkan ke masjid- masjid se Rohul. Untuk itu kepada seluruh umat Islam hendakya dapat membayarkan zakat fitrahnya kepada kepada panitia amil zakat yang ada di masjid- masjid. Dan bagi yang hartanya telah cukup nishab dan haul, agar membayar zakat maalnya kepada Badan Amil Zakat (BAZ) setempat.
"Seluruh Kepala KUA dapat mengatur pelaksanaan Shalat Idul Fitri secara tertib, baik di Masjid, maupun dilapangan, termasuk gantisipasi kemungkinan perbedaan hari raya, dengan slogan "Berbeda Boleh, Tapi Hubungan Silaturrahim Tidak Boleh Putus". Dan
usai idul fitri, agar BAZ melaporkan pengumpulan zakat fitrah dan zakat Mallnya pada kepala KUA setempat, untuk selanjutnya dilaporkan kepada Kakankemang Rohul. Ini penting, karena menyangkut besarnya potensi zakat di Rohul," ujarnya. (ash)