Kampar ( Kemenag )--Peringatan Milad Aisyiyah yang ke 108 Tahun di Kabupaten Kampar berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaborasi. Dengan mengangkat tema “Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Desa Qaryah Thayyibah Menuju Ketahanan Nasional,” acara ini menegaskan peran strategis perempuan dalam membangun kemandirian bangsa melalui basis komunitas dan keluarga.
Kehadiran perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Ibu Fatmi, S.Ag, M.Sy menjadi perhatian tersendiri. Kehadiran beliau mewakili bentuk dukungan Kemenag terhadap gerakan perempuan Islam yang konsisten memperjuangkan pendidikan, kesehatan, dan ketahanan sosial melalui pendekatan keumatan yang kuat.
Selanjutnya dalam pidato milad yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Kampar, Ibu Nur Asma, B.A., beliau menekankan pentingnya kembali ke basis desa sebagai pusat kekuatan pangan, ekonomi, dan nilai-nilai keislaman.
“Tema milad tahun ini bukan hanya slogan. Qaryah Thayyibah adalah cita-cita kita bersama desa yang berdaya, tangguh, dan religius. Di sinilah Aisyiyah hadir, menguatkan peran perempuan, memperkuat keluarga, dan membangun ketahanan dari rumah tangga hingga nasional,” tutur Nur Asma.
Ia juga mengajak seluruh kader Aisyiyah untuk tidak berhenti berinovasi, tetap solid dalam gerakan, dan memperluas manfaat untuk masyarakat.
“Gerakan Aisyiyah adalah gerakan amal, ilmu, dan dakwah. Mari kita lanjutkan perjuangan ini dengan langkah nyata, memperluas program ketahanan pangan, pendidikan anak, kesehatan ibu, dan penguatan ekonomi keluarga,” lanjutnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini: Anggota DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, yang menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh kader Aisyiyah, Dr. Hikmani, dari Pimpinan Wilayah Aisyiyah Riau, Muhammad Rauf, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kampar, Deni Aslem, Pimpinan Pondok Pesantren Mu’allimin, Erni Haerani, S.Pd., M.Pd., Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kampar, Ricana Djayanti Hambali, Ketua PP PAUD Kabupaten Kampar, Para Ketua Organisasi Wanita se-Kabupaten Kampar, Serta seluruh pengurus dan kader Aisyiyah Kabupaten Kampar.
Acara Milad ini bukan sekadar peringatan rutin, melainkan menjadi momen penting untuk merefleksikan gerakan Aisyiyah sebagai kekuatan perubahan sosial berbasis nilai-nilai Islam. Perempuan, melalui gerakan seperti Aisyiyah, tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi justru penggeraknya.
Dalam rangkaian acara, para tokoh memberikan dukungan terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang ketahanan pangan,dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Melalui momentum ini, Aisyiyah Kabupaten Kampar meneguhkan komitmen untuk terus bekerja nyata dalam membangun masyarakat madani yang kuat, mandiri, dan berdaya dengan semangat gotong royong dan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil 'alamin ( Fatmi/ Cicy/Ags )