0 menit baca 0 %

Kemenag Indragiri Hulu Dorong ASN Bangun Keluarga Harmonis Demi Kinerja Produktif

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Selasa (16/9/2025), Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Indragiri Hulu, Rajuki Ridwan, menjadi narasumber dalam kegiatan Belajar Bulanan (Bebual) yang digagas BKPPD Kabupaten Indragiri Hulu. Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi lintas sektoral antara Kem...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Selasa (16/9/2025), Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Indragiri Hulu, Rajuki Ridwan, menjadi narasumber dalam kegiatan Belajar Bulanan (Bebual) yang digagas BKPPD Kabupaten Indragiri Hulu. Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi lintas sektoral antara Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Indragiri Hulu.

Dalam materinya bertajuk “Keluarga Harmonis, Kinerja Produktif”, Rajuki menekankan bahwa kinerja ASN sangat dipengaruhi oleh kondisi keluarganya.

“Untuk mencapai hasil kerja yang produktif, seorang ASN harus mampu bersikap profesional dengan memisahkan urusan rumah dan kantor. Keluarga yang harmonis akan memberi energi positif sekaligus motivasi dalam bekerja,” ujarnya.

Pesan ini dinilai relevan karena persoalan ketidakseimbangan antara kehidupan keluarga dan pekerjaan kerap menjadi salah satu faktor yang menurunkan kualitas layanan publik. Melalui kegiatan ini, ASN diharapkan lebih menyadari bahwa keberhasilan profesional tidak bisa dilepaskan dari stabilitas pribadi dan keluarga.

Dampaknya bagi masyarakat pun tidak kecil. Dengan ASN yang lebih fokus, tenang, dan termotivasi, kualitas pelayanan publik di Indragiri Hulu diyakini akan meningkat.

“Pada akhirnya, masyarakatlah yang merasakan langsung manfaat dari ASN yang produktif dan profesional,” tambah Rajuki.

Program Bebual sendiri menjadi wadah penting untuk mengasah kompetensi dan mental ASN, bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan peran mereka sebagai pelayan masyarakat. Sinergi Kemenag dan BKPPD ini diharapkan terus berlanjut agar pembinaan ASN tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyentuh aspek personal yang mendukung kinerja.

(Reski)