Tembilahan (Kemenag) – Kinerja dan dedikasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali menorehkan prestasi gemilang. M. Redha yang bertugas di SDN 037 Kotabaru Reteh, berhasil meraih Juara I dalam kategori Guru Dedikatif Pengabdian di Wilayah Tantangan Geografis, pada Sabtu (6/12/2025) di Jakarta.
Prestasi yang diraih oleh guru kelahiran Sei. Luar, 12 November 1983, ini menjadi sorotan karena menyoroti perjuangan berat para pendidik yang bertugas di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) atau wilayah dengan kondisi geografis ekstrem. M. Redha. Sy merupakan lulusan S1 PAI yang telah mendedikasikan dirinya sebagai abdi negara di tengah keterbatasan.
M. Redha. Sy mengungkapkan tantangan terbesarnya adalah harus tetap melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) meskipun berada dalam kondisi geografis yang diakuinya "tidak ekonomis dan harmonis."
Meskipun demikian, ia memiliki pegangan kuat dalam menjalankan tugasnya. "Yang menguatkan saya adalah tugas dan kewajiban sebagai abdi negara. Kami harus tetap ikhlas menyampaikan ilmu secara personal dan kelembagaan, meskipun dihadapkan pada medan yang sulit. Ada senangnya, ada sedihnya menerima penghargaan ini. Senang karena adanya apresiasi dari pemerintah, namun sedih karena penghargaan ini kami terima di negeri yang katanya penghasil minyak terbesar di Indonesia, namun ketimpangan pembangunan masih nyata terasa,” ungkap M. Redha.
"Harapan saya ke depan, tidak ada lagi guru di Riau yang mengikuti di kategori ini. Kemenangan kami di kategori Guru Dedikatif Wilayah Tantangan Geografis ini adalah indikator bahwa daerah tersebut masih belum merata pembangunannya. Seharusnya ini menjadi tantangan bagi para pemimpin daerah dengan upaya 'menghapus' kategori 3T, tantangan geografis di wilayahnya masing-masing, agar semua guru dapat mengajar di kondisi yang layak,” harapnya.
Dalam hal ini, Kemenag Kabupaten Inhil melalui Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI), H. Arifin turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian ini. Prestasi M. Redha. Sy dinilai mewakili semangat juang guru-guru PAI di seluruh Provinsi Riau, khususnya Inhil.
“Kami dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Inhil menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak M. Redha. Sy. Keberhasilan ini adalah cerminan dari dedikasi luar biasa guru PAI kita di wilayah tantangan geografis. Beliau adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya. Prestasi ini sangat membanggakan Provinsi Riau dan Kemenag Inhil,” tuturnya.
Prestasi M. Redha. Sy menjadi pengingat bagi semua pihak mengenai pentingnya pemerataan infrastruktur dan kesejahteraan demi menunjang kualitas pendidikan di seluruh pelosok negeri. (Ria)