Tembilahan (Kemenag) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) turut berkontribusi aktif dalam upaya penguatan gerakan literasi di daerah. Pada Kamis (12/6/2025), Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Inhil, H. Hairuddin, mendapat amanah sebagai pemandu doa pada acara Bedah Buku yang disejalankan dengan Lomba Pidato Bunda Literasi Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan penting ini secara resmi dibuka oleh Bunda Literasi
Kabupaten Indragiri Hilir, Hj. Katerina Susanti, dan dilaksanakan di Gedung
Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Indragiri Hilir. Acara ini dihadiri
oleh para Bunda Literasi Kecamatan, serta Bunda Literasi Desa dan Kelurahan
se-Kabupaten Indragiri Hilir, menunjukkan antusiasme dan komitmen yang tinggi
terhadap pengembangan literasi di tingkat akar rumput.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Indragiri
Hilir bertindak sebagai penyelenggara utama acara ini, sebagai bagian dari
strategi untuk memperkuat gerakan literasi di daerah. Melalui kegiatan ini,
diharapkan akan terjalin sinergi yang kuat antara para pegiat literasi di
berbagai tingkatan wilayah, guna bersama-sama menciptakan masyarakat yang gemar
membaca dan memiliki budaya literasi yang kokoh.
Dalam sambutannya, Hj. Katerina Susanti menyampaikan
apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan pihak penyelenggara
atas kontribusi aktif mereka dalam memajukan literasi di Kabupaten Indragiri
Hilir. Ia menekankan bahwa peran Bunda Literasi di setiap jenjang wilayah
merupakan garda terdepan dalam menggerakkan minat baca masyarakat, khususnya di
lingkungan keluarga dan komunitas lokal.
"Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ajang
kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan pertukaran ide antar
sesama Bunda Literasi. Kita ingin menciptakan ekosistem literasi yang tidak
hanya hidup di kota, tetapi juga tumbuh subur di desa-desa," ujar Hj.
Katerina.
Sementara itu, H. Hairuddin, selaku Kasi Bimas Islam Kemenag
Inhil yang diamanahkan memimpin doa, menyampaikan pentingnya keberkahan dalam
setiap ikhtiar memajukan masyarakat.
"Sebagai bagian dari upaya membentuk masyarakat yang
berpengetahuan dan berakhlak mulia, kami di Kementerian Agama sangat mendukung
gerakan literasi ini. Melalui doa, kita berharap kegiatan ini senantiasa
diberkahi dan membawa manfaat besar bagi peningkatan minat baca serta
kecerdasan masyarakat Indragiri Hilir," ungkap H. Hairuddin.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi bedah buku oleh narasumber
Marliah, S.S., M.Pd, dilanjutkan dengan pelaksanaan lomba pidato yang
menampilkan berbagai gagasan, semangat, dan pengalaman para Bunda Literasi dari
desa dan kelurahan. Suasana kegiatan berlangsung meriah, penuh antusiasme, dan
menjadi bukti nyata bahwa semangat literasi terus hidup dan berkembang di
Kabupaten Indragiri Hilir. (Ria)