Tembilahan (Kemenag) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) turut berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Tinjauan Kinerja Tahunan terkait 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Inhil Tahun 2025. Rapat penting ini berlangsung pada Rabu (11/6/2025) di Ruang Rapat Kediaman Bupati Indragiri Hilir.
Kemenag Inhil diwakili oleh Staf Pendidikan Madrasah, Ela
Nurlela, yang kehadirannya menunjukkan komitmen Kemenag dalam mendukung
program-program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya percepatan penurunan
stunting di Kabupaten Inhil. Rapat koordinasi ini diselenggarakan oleh
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dan dipimpin langsung oleh Ketua Tim
Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Inhil, H. Tantawi Jauhari. Turut hadir
dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman,
serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.
Reviu atau evaluasi kinerja tahunan Aksi 8 Konvergensi
Percepatan Penurunan Stunting merupakan bagian krusial dari upaya masif
pemerintah dalam menekan angka stunting. Aksi 8 ini mencakup berbagai tahapan,
mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, dengan tujuan utama
memastikan program pencegahan dan penurunan stunting berjalan secara efektif
dan efisien di seluruh wilayah.
Dalam arahannya, H. Tantawi Jauhari menjelaskan bahwa
kegiatan reviu kinerja tahunan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari
delapan aksi konvergensi penurunan stunting yang dilaksanakan oleh Pemerintah
Kabupaten Inhil, khususnya Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).
"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyelesaikan pelaksanaan
percepatan penurunan stunting dan memastikan bahwa target yang ditetapkan dapat
tercapai,” ujar Tantawi.
H. Tantawi Jauhari berharap kegiatan ini dapat terus
memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan terkait dan meningkatkan upaya
bersama dalam mencapai tujuan penurunan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir.
Senada dengan itu, Ketua TP PKK Kab. Inhil, Katerina Susanti
Herman, menambahkan, Penurunan ini sangat signifikan dan menunjukkan kemajuan
yang luar biasa dalam upaya kita menurunkan angka stunting.
Dalam kesempatan terpisah, Ela Nurlela menyampaikan
apresiasinya atas upaya koordinasi yang terus menerus dilakukan. Ia menekankan
pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengatasi permasalahan stunting.
"Kami dari Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir
sangat mendukung penuh upaya Pemerintah Kabupaten Inhil dalam percepatan
penurunan stunting," ujar Ela Nurlela. "Partisipasi kami dalam rapat
koordinasi ini merupakan wujud komitmen kami untuk bersinergi dengan seluruh
elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Permasalahan stunting ini bukan hanya
tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama untuk masa depan
generasi penerus kita."
Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi
strategis dan langkah-langkah konkret untuk mempercepat penurunan angka
stunting di Indragiri Hilir, demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan
berkualitas. (Ria)