Tembilahan (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tembilahan menggelar kegiatan manasik haji tahun 1446 Hijriah / 2025 Masehi tingkat Kecamatan Tembilahan.
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat di Masjid Al Ghulam Tembilahan pada Sabtu (12/4/2025) ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hilir H. Harun.
Sebanyak 113 calon jamaah haji asal Kecamatan Tembilahan mengikuti kegiatan manasik yang dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai tanggal 12 - 19 April 2025. Turut hadir Bupati Indragiri Hilir, H. Herman yang membuka kegiatan secara resmi, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman, Kepala KUA Kecamatan Tembilahan H. Rasyidi yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Inhil H. Herman menyampaikan harapannya agar seluruh calon jamaah haji dapat mengikuti manasik dengan sebaik-baiknya sehingga dapat melaksanakan ibadah haji di tanah suci dengan lancar dan mabrur.
"Saya berharap seluruh calon jamaah haji Kecamatan Tembilahan dapat memanfaatkan kesempatan manasik ini dengan sebaik mungkin. Pelajari setiap tahapan ibadah haji agar nantinya di tanah suci dapat melaksanakannya dengan khusyuk, lancar, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur," ujar Bupati Herman dalam sambutannya.
Sebelum acara pembukaan secara resmi dimulai, Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman yang didampingi Bupati Inhil dan Kakankemenag Inhil, secara simbolis menyerahkan kain batik khas dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Inhil. Kain batik ini nantinya akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan baju seragam bagi seluruh calon jamaah haji Kab. Indragiri Hilir. Selain itu, diserahkan pula kacu (seperti syal pengikat dileher) yang memiliki motif khas Kabupaten Inhil. Langkah ini bertujuan agar para jamaah haji asal Inhil dapat dengan mudah dikenali saat berada di tanah suci.
"Penyerahan kain batik dan kacu ini merupakan bentuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dan Dekranasda agar para jamaah haji kita memiliki identitas yang kuat saat berada di tanah suci. Semoga ini juga dapat mempererat tali persaudaraan antar sesama jamaah dari Inhil," ungkap Hj. Katerina Susanti Herman usai kegiatan.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Tembilahan, H. Rasyidi, selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan manasik ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada calon jamaah haji mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
"Kami berharap melalui manasik selama delapan hari ini, seluruh calon jamaah haji Kecamatan Tembilahan dapat memahami secara detail setiap rukun, wajib, dan sunnah haji. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan mereka dapat melaksanakan ibadah haji dengan tenang dan khusyuk," jelas H. Rasyidi.
Pada kesempatan yang sama, Kakankemenag Inhil H. Harun dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan manasik haji ini akan diisi dengan materi dan praktek yang akan disampaikan oleh narasumber yang sudah bersertifikat pembimbing manasik haji.
"Kegiatan manasik haji ini akan diisi dengan berbagai materi dan praktik peragaan ibadah haji yang akan disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya dan telah memiliki sertifikat pembimbing manasik haji", ungkap H. Harun.
"Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh calon jamaah haji Kecamatan Tembilahan dan Kab. Indragiri Hilir pada umumnya dapat mempersiapkan diri dengan maksimal baik secara fisik maupun mental sebelum keberangkatan ke tanah suci", tutupnya. (Ria)