0 menit baca 0 %

Kemenag Inhil Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar upacara untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025. Upacara ini dilaksanakan secara khidmat pada Rabu (1/10/2025), di halaman Kantor Kemenag Inhil, dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil...

Tembilahan (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar upacara untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025. Upacara ini dilaksanakan secara khidmat pada Rabu (1/10/2025), di halaman Kantor Kemenag Inhil, dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai.

Upacara ini dilaksanakan merujuk pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 34 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 pada Kementerian Agama.

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, H. Hairuddin, yang pada hari itu menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kankemenag Inhil.

Dalam amanatnya, H. Hairuddin membacakan ikrar dan menekankan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Kemenag Inhil untuk mempertahankan Pancasila dari segala ancaman.

"Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi adalah pengingat akan sejarah kelam dan pentingnya kita menjaga ideologi negara. Seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama harus menjadi garda terdepan dalam mengamalkan dan mengukuhkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan publik. Kita harus memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi benteng pertahanan dari segala paham yang bertentangan dengan kebhinekaan dan persatuan Indonesia," tegas H. Hairuddin.

Upacara yang berlangsung tertib dan penuh makna ini diakhiri dengan pembacaan doa, menegaskan komitmen Kankemenag Inhil untuk terus menjunjung tinggi dan mengamalkan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa.  (Ria)