0 menit baca 0 %

Kemenag Inhil Gelar Upacara Rutin, Kepala Kantor Soroti Regulasi PPPK

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali melaksanakan upacara bendera rutin setiap hari Senin pagi. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di halaman kantor Kemenag Inhil, Senin (24/11/2025).Upacara yang bertujuan memperkokoh disiplin d...

Tembilahan (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali melaksanakan upacara bendera rutin setiap hari Senin pagi. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di halaman kantor Kemenag Inhil, Senin (24/11/2025).

Upacara yang bertujuan memperkokoh disiplin dan nasionalisme di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Inhil, H. Harun, yang bertindak sebagai Pembina Upacara. Seluruh pegawai dan staf Kemenag Inhil tampak hadir mengikuti jalannya upacara penghormatan bendera merah putih.

Dalam amanatnya, H. Harun secara khusus menyoroti dan menyampaikan informasi terkini mengenai regulasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Beliau menekankan pentingnya bagi seluruh pegawai, terutama yang PPPK, untuk memahami secara mendalam aturan-aturan terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Menurut H. Harun, pemahaman yang baik terhadap regulasi PPPK akan berdampak langsung pada kinerja dan kepastian karir para pegawai. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas diri dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.

"Regulasi PPPK ini dinamis, dan kita harus memastikan bahwa seluruh jajaran, khususnya yang berstatus PPPK, memahami setiap poin dan perubahan yang ada," ujar H. Harun dalam amanatnya. "Pemahaman regulasi ini bukan hanya soal hak dan kewajiban, tetapi juga tentang bagaimana kita menjamin kualitas layanan publik yang prima sesuai koridor aturan yang berlaku."

H. Harun juga menambahkan bahwa Kemenag Inhil berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan sosialisasi terkait regulasi kepegawaian agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan.

Kegiatan upacara rutin ini diakhiri dengan pembacaan doa, menandai dimulainya kembali pekan kerja dengan semangat dan komitmen yang baru.  (Ria)