0 menit baca 0 %

Kemenag Inhil Hadir dalam Rapat Koordinasi Program Gizi Nasional, Perkuat Sinergi Peningkatan Gizi Anak Sekolah

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus menggalakkan upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah. Komitmen ini dipertegas melalui rapat pelaksanaan Program Badan Gizi Nasional (BGN) yang diselenggarakan pada Selasa (10/6/2025) di aula...

Tembilahan (Kemenag) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus menggalakkan upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah. Komitmen ini dipertegas melalui rapat pelaksanaan Program Badan Gizi Nasional (BGN) yang diselenggarakan pada Selasa (10/6/2025) di aula kantor Dinas Kesehatan Tembilahan.

Rapat penting ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H. Tantawi Jauhari, yang hadir mewakili Bupati Inhil. Kehadiran berbagai pihak terkait menunjukkan keseriusan Pemkab Inhil dalam menyukseskan program ini. Di antara peserta yang hadir, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Inhil turut menunjukkan dukungan penuhnya. Kemenag Inhil diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha, H. Zainal Abidin, yang turut serta dalam diskusi strategis tersebut.

Kehadiran perwakilan Kemenag Inhil dalam rapat ini menjadi indikasi kuat bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan dalam upaya peningkatan gizi. Hal ini sejalan dengan arahan Bupati Indragiri Hilir yang disampaikan oleh Sekda H. Tantawi Jauhari, yang menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antara BGN dengan pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah perlu terlibat lebih intens dalam implementasi program BGN agar sasaran dan pelaksanaannya benar-benar efektif di lapangan. Koordinasi yang baik dengan semua pihak sangat diperlukan,” tegas Bupati melalui Sekda, seraya menyoroti perlunya informasi yang lebih memadai mengenai pelaksanaan program.

Dalam rapat tersebut, H. Zainal Abidin dari Kemenag Inhil bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Badan Gizi Nasional Kabupaten Inhil, sejumlah pimpinan OPD, para camat dari wilayah terkait, serta undangan lainnya, berpartisipasi aktif dalam pembahasan. Partisipasi Kemenag ini menunjukkan peran penting lembaga keagamaan dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan pendidikan madrasah dan umum.

Program BGN di Kabupaten Indragiri Hilir sendiri saat ini telah berjalan di empat kecamatan, yakni Tembilahan, Tembilahan Hulu, Kemuning, dan Kateman. Sebanyak 16 kecamatan lain masih menanti giliran untuk mendapatkan giliran pelaksanaan program ini.

Program yang dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Inhil ini memiliki tanggung jawab utama pada operasional dapur makanan bergizi gratis. Sasaran utamanya adalah anak-anak sekolah dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA atau sederajat.

Bupati Inhil, melalui Sekda, juga menyampaikan bahwa peran pemerintah daerah dalam mendukung program ini mencakup penyediaan lahan untuk dapur umum, penggunaan bahan baku dari petani dan pelaku usaha lokal, serta memastikan distribusi makanan bergizi tepat sasaran.

Sebagai langkah penguatan, Bupati juga mengusulkan pembentukan sekretariat bersama antara SPPG dan instansi terkait guna mempercepat akses data dan memperlancar proses pelaksanaan program. “Dengan adanya sekretariat bersama, koordinasi dan kebutuhan data bisa lebih cepat terpenuhi. Ini akan sangat membantu dalam mengukur efektivitas dan jangkauan program ke depan,” ujar Sekda menyampaikan arahan Bupati.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka, di mana para peserta, termasuk perwakilan dari Kemenag Inhil, bersama-sama merumuskan langkah strategis lanjutan dalam perluasan dan penyempurnaan program BGN di seluruh wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. (Ria)