Tembilahan (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.
Indragiri Hilir yang diwakili Kasi Pendidikan Agama Islam H. Indra Sabarianto
menghadiri kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Indragiri Hilir H.
Herman yakni Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kab. Inhil
Tahun 2026, Kamis (13/03/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bappeda Kab. Inhil ini
turut dihadiri Ketua DPRD dan Asisten termasuk Kepala OPD di lingkungan Pemkab
Inhil, seluruh para pemangku kepentingan yang terdiri dari instansi vertikal,
tokoh agama, tokoh masyarakat dan akademisi serta diikuti secara daring oleh
Kepala Bappeda Prov. Riau dan kabupaten tetangga juga undangan lainnya.
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD ini sendiri
bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat dan meningkatkan partisipasi
publik sekaligus mensinkronkan program dan kegiatan antara pemerintah daerah
dengan kebijakan nasional maupun aspirasi masyarakat sekaligus sebagai wujud
transparansi dan akuntabilitas agar masyarakat dapat memahami dan mengawasi
jalannya pembangunan daerah.
Diawal sambutannya, Bupati Indragiri Hilir H. Herman
menyampaikan bahwa penyusunan RKPD tahun 2026 akan mengikuti arahan efisiensi
belanja yang tertuang dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025 dan surat edaran
Kementerian Dalam Negeri No: 900/833/SJ.
“Pemerintah daerah memastikan bahwa program dan kegiatan
yang direncanakan dalam RKPD 2026 selaras dengan kebijakan efisiensi belanja,
dengan memprioritaskan program yang berdampak langsung pada peningkatan
kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik serta memperhatikan visi misi dan
program prioritas kepala daerah yang berdampak langsung pada peningkatan
kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik serta sejalan dengan program Prov.
Riau termasuk program nasional pada pada RPJMD 2025-2029”, ucap Bupati.
Sementara itu, dalam hal ini H. Indra Sabarianto, Kasi
Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hilir,
menyampaikan pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam perencanaan
pembangunan daerah. "Kami dari Kementerian Agama sangat mendukung upaya
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam menyusun RKPD yang inklusif dan
responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujar H. Indra Sabarianto.
"Kami berharap, dalam perencanaan pembangunan,
nilai-nilai agama dapat menjadi landasan dalam setiap program dan kegiatan,
sehingga tercipta pembangunan yang tidak hanya fisik, tetapi juga spiritual dan
moral," lanjutnya.
Beliau menambahkan bahwa partisipasi tokoh agama dalam forum
ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan pemuka agama dalam membangun
daerah yang lebih baik.
Usai pembukaan dilanjutkan dengan pemaparan arah kebijakan Prov. Riau oleh Kepala Bappeda Prov Riau dan pemaparan Rancangan Awal RKPD Kab. Inhil serta diskusi dan tanya jawab juga penandatanganan berita acara Forum Konsultasi Publik Rencana Awal RKPD Kab. Inhil Th. 2026. (Ria)