0 menit baca 0 %

Kemenag Inhil Hadiri Malam Puncak Grand Final Bujang dan Dara Inhil 2025

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) turut memeriahkan malam puncak grand final pemilihan Bujang dan Dara Kabupaten Inhil tahun 2025. Diwakili oleh Staf Bidang Pendidikan Madrasah, Ela Nurlela, kehadiran Kemenag Inhil ini menegaskan dukun...

Tembilahan (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) turut memeriahkan malam puncak grand final pemilihan Bujang dan Dara Kabupaten Inhil tahun 2025. Diwakili oleh Staf Bidang Pendidikan Madrasah, Ela Nurlela, kehadiran Kemenag Inhil ini menegaskan dukungan terhadap ajang pencarian duta pariwisata dan budaya daerah.

Acara bergengsi yang diselenggarakan di Gedung Engku Kelana Tembilahan pada Jumat (18/7/2025) malam tersebut, secara resmi menobatkan Muthia Wulan Risyada sebagai Dara Inhil dan Diko Suwitra sebagai Bujang Inhil 2025. Malam puncak ini disaksikan langsung oleh Bupati Indragiri Hilir, Herman, Ketua Dekranasda Katerina Susanti Herman, serta unsur terkait lainnya yang turut memadati Gedung Daerah Engku Kelana.

Pemilihan Bujang Dara merupakan ajang penjaringan putra dan putri terbaik yang akan menjadi ikon Kabupaten Inhil. Oleh karena itu, Bupati Herman berharap para pemenang dapat menggali potensi daerah untuk dikenalkan lebih luas.

"Saya harapkan kepada Bujang Dara yang terpilih dapat bersinergi dengan pemerintah untuk mempromosikan potensi pariwisata dan kebudayaan yang berkembang di daerah, dan yang terpenting dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat," ujar Bupati Inhil Herman.

Senada dengan harapan Bupati, Ketua Dekranasda Katerina Susanti Herman juga mengajak para Bujang Dara Inhil untuk melestarikan produk-produk kebanggaan Inhil. "Potensi daerah Inhil beragam, baik itu makanan, kekayaan alam dan kerajinan hasil karya UMKM yang harus dipromosikan, ini menjadi tugas kita bersama agar ciri khas daerah terus lestari," kata Katerina Susanti Herman.

Selain penobatan Bujang dan Dara Inhil 2025, salah satu momen yang menarik perhatian penonton adalah peragaan busana oleh Bupati Herman dan Ketua Dekranasda yang mengenakan kain tenun dan batik khas Inhil. Kehadiran Kemenag Inhil dalam acara ini menunjukkan komitmen instansi dalam mendukung pengembangan potensi daerah, termasuk di sektor pariwisata dan kebudayaan.

Sementara itu, Ela Nurlela dari Kantor Kementerian Agama Kab. Inhil yang turut hadir mengatakan bahwa sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan bujang dara ini. "Kami dari Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan positif seperti pemilihan Bujang dan Dara ini. Ini adalah wadah yang sangat baik untuk menggali potensi generasi muda kita, tidak hanya dalam hal bakat dan penampilan, tetapi juga dalam pemahaman tentang budaya dan pariwisata lokal. Kami berharap para pemenang dapat menjadi teladan dan duta yang efektif dalam mempromosikan nilai-nilai positif daerah kita," ujar Ela Nurlela.  (Ria)