0 menit baca 0 %

Kemenag Inhil Latih Penyuluh Agama Jadi Konten Kreator, Siap Syiarkan Islam di Dunia Maya

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menggelar kegiatan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Materi Penyuluhan Tingkat Kabupaten pada Rabu (25/6/2025).

Tembilahan (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menggelar kegiatan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Materi Penyuluhan Tingkat Kabupaten pada Rabu (25/6/2025). Bertempat di Aula Mawar Kantor Kemenag Inhil, pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Inhil, H. Harun.

Kegiatan ini bertujuan membekali para penyuluh agama Islam dengan keterampilan digital, khususnya dalam pembuatan konten kreatif, guna menyiarkan ajaran agama Islam di platform media sosial. Di era digital ini, penyebaran informasi melalui dunia maya menjadi sangat krusial, dan para penyuluh agama diharapkan mampu memanfaatkan media tersebut secara efektif.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber para konten kreator terkemuka di Kabupaten Inhil. Mereka adalah Said Abdul Aziz, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Inhil dan sebelumnya merupakan penyuluh agama Islam dengan akun media sosial berfollowers banyak; serta Apok dan Ikhsan, yang juga dikenal sebagai konten kreator. Para narasumber ini berbagi ilmu dan pengalaman mereka dalam menciptakan konten yang menarik dan edukatif.

Kepala Kantor Kemenag Inhil, H. Harun, dalam sambutannya sekaligus memberikan materi, menekankan pentingnya peran penyuluh agama Islam sebagai konten kreator. "Di zaman serba digital ini, seorang penyuluh agama Islam tidak hanya dituntut untuk ceramah di mimbar, tetapi juga harus mampu beradaptasi dan berinovasi. Menjadi konten kreator adalah salah satu cara efektif untuk mensyiarkan agama Islam di dunia maya, menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda," ujar H. Harun.

"Kita harus hadir di ruang-ruang digital untuk menyebarkan pesan kebaikan dan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin,” tambahnya.

Kasi Bimas Islam, H. Hairuddin, selaku Ketua Pelaksana kegiatan, melaporkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 80 orang penyuluh agama Islam dari berbagai kecamatan di Inhil. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan.

Salah seorang peserta, Hapidah, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tembilahan, mengungkapkan apresiasinya terhadap pelatihan ini. "Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami para penyuluh. Kami jadi lebih memahami bagaimana cara membuat konten yang menarik dan relevan dengan perkembangan zaman. Insya Allah, ilmu yang kami dapatkan hari ini akan kami aplikasikan untuk menyebarkan syiar Islam melalui media sosial, sehingga pesan-pesan agama bisa sampai ke masyarakat luas dengan cara yang lebih modern dan efektif," kata Hapidah.

Diharapkan, dengan bekal ilmu dari pelatihan ini, para penyuluh agama Islam di Indragiri Hilir dapat menjadi garda terdepan dalam dakwah digital, menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai dan positif di dunia maya.  (Ria)