Tembilahan
(Kemenag) - Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hilir melalui Seksi
Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) telah mengantongi nama-nama jemaah yang
diperkirakan berangkat di musim haji tahun 1446 H/2025 M. Daftar nama tersebut
diperoleh dari nomor urut porsi jemaah disesuaikan dengan kuota yang diterima
Indonesia tahun 2025.
Kepala Seksi
(Kasi) PHU Kemenag Kab. Indragiri Hilir H Guspiandi mengatakan sesuai dengan
pengumuman Kementerian Agama di bulan Juni lalu bahwa Indonesia di tahun 2025
akan memperoleh kuota sebanyak 221.000 jemaah. Jumlah tersebut sama dengan
kuota tahun sebelumnya. Oleh karenanya, bercermin dari tahun lalu, maka
perkiraan atau estimasi terhadap kuota di daerah sudah dapat dilakukan.
Meskipun, diakui H Guspiandi tetap harus menunggu Keputusan Menteri Agama
tentang pembagian kuota provinsi.
“Secara bertahap
kami telah melakukan listing nama-nama jemaah yang diperkirakan akan masuk di
keberangkatan tahun 2025 ini. Tapi tentu tidak semua karena masih menunggu
kepastian kuota,” ujar H Guspiandi saat ditemui tim humas kemenag inhil di
ruang kerjanya, Kamis (7/11/2024).
“Jemaah yang akan
berangkat sesuai dengan nomor urut porsi. Jadi, berapa jumlah jemaah kab.
Indragiri Hilir yang bisa masuk kuota baru bisa terlihat setelah nomor urut
porsi terakhir diketahui. Kita sama-sama berharap tahun ini lebih banyak yang
bisa berangkat dibanding tahun lalu,” tambah H Guspiandi.
”Saat ini seksi
bagian Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kab. Inhil telah mempersiapkan dokumen,
paspor calon jamaah haji tahun 2025 yang sudah dilakukan bio visa akan segera
diantar ke Kanwil Kemenag Riau. Untuk sementara jumlah calon jamaah haji kab.
Indragiri Hilir tahun 2025 sebanyak 432 orang, dengan rincian 394 orang porsi
reguler dan 38 orang porsi lansia,” ungkapnya.
Dalam hal ini,
Kepala Kantor Kemenag Inhil H Harun berharap para jemaah yang diperkirakan
berangkat tahun 2025 mulai mempersiapkan diri dari sekarang. ”Saya berharap
Calon Jamaah Haji tahun 2025 selain mempersiapkan dokumen dan syarat yang
dibutuhkan untuk keberaangkatan agar bisa mulai mempersiapkan diri dari
sekarang. Sebagai ibadah yang juga membutuhkan ketahanan fisik, maka para
jemaah sangat diimbau menjaga kesehatan agar nanti mendekati keberangkatan
dalam keadaan prima,” harapnya. (Ria)