Indragiri
Hulu (Kemenag) – Upaya memperkuat pengelolaan wakaf di Kabupaten Indragiri Hulu
(Inhu) mendapat perhatian serius. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag)
Inhu, Darwison, bersama jajaran menerima kunjungan Ketua Badan Wakaf Indonesia
(BWI) Provinsi Riau dan perwakilan Bidang Zakat Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi
Riau pada Kamis (11/9) di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut tidak hanya
menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga langkah strategis untuk meningkatkan
pengelolaan serta pelayanan wakaf yang lebih profesional kepada masyarakat.
Darwison
menegaskan, pertemuan ini diharapkan membawa dampak langsung pada pengembangan
aset wakaf agar lebih bermanfaat. “Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan
biasa, tapi media saling belajar bagaimana meningkatkan aset wakaf dan
menghadirkan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Dengan
adanya sinergi antara Kemenag dan BWI, masyarakat Inhu diharapkan mendapat
akses layanan wakaf yang lebih cepat, tertib, dan transparan. Aset wakaf yang
selama ini banyak berupa tanah atau bangunan, menurut para pihak, memiliki
potensi besar untuk diberdayakan secara produktif sehingga dapat meningkatkan
kesejahteraan umat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga
pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil.
Ketua
BWI Provinsi Riau menambahkan bahwa kolaborasi ini akan menjadi pintu masuk
untuk memperluas literasi wakaf. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa wakaf
tidak hanya berhenti pada ibadah, tetapi juga bisa menjadi solusi ekonomi
jangka panjang jika dikelola dengan benar,” katanya.
Pertemuan
tersebut juga mempertegas komitmen Kemenag sebagai mitra strategis dalam
mendukung BWI menjalankan program-program wakaf. Secara tidak langsung, langkah
ini berkontribusi terhadap pencapaian program pemerintah dalam mendorong
ekonomi syariah nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.
(Reski)