0 menit baca 0 %

Kemenag Inhu Dukung Penuh Pembukaan MTQ ke-LV Rengat, Wujud Sinergi Pemerintah dan Umat dalam Pembinaan Al-Qur an

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Darwison, turut membersamai Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) ke-LV Tingkat Kecamatan Rengat yang digelar di Lapangan Kantor Camat Rengat pada Senin (29/09/2025...

Indragiri Hulu (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Darwison, turut membersamai Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) ke-LV Tingkat Kecamatan Rengat yang digelar di Lapangan Kantor Camat Rengat pada Senin (29/09/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat pembinaan keagamaan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur an.

Kehadiran Kemenag dalam ajang ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. MTQ tidak hanya menjadi perlombaan membaca Al-Qur an semata, tetapi juga wadah pembinaan karakter umat.

MTQ merupakan bagian dari proses pembinaan rohani yang berkelanjutan. Dari sinilah muncul generasi Qur ani yang tidak hanya pandai membaca, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur an dalam kehidupan sosial, ujar Darwison usai pembukaan acara.

Bupati Ade Agus Hartanto dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan MTQ memiliki makna strategis dalam memperkokoh persatuan dan memperkuat fondasi moral masyarakat Rengat.

Kita ingin MTQ tidak berhenti pada seremoni tahunan. Nilai-nilai Al-Qur an harus hidup dalam keluarga, masyarakat, dan seluruh sendi pemerintahan. Inilah tujuan utama kita membumikan Al-Qur an, ungkapnya.

Pembukaan MTQ ke-LV ini berlangsung meriah dengan menampilkan pawai taaruf, pembacaan ayat suci Al-Qur an, serta penampilan seni religi dari siswa madrasah setempat. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, menandakan kuatnya semangat keagamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat Rengat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kecintaannya terhadap Al-Qur an sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya spiritual tinggi.

(Reski)