0 menit baca 0 %

Kemenag Inhu Hadiri Rapat Paripurna DPRD: Kawal Anggaran Demi Pelayanan Publik yang Lebih Baik

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Sabtu (20/9/2025), mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) H. Razak menghadiri Rapat Paripurna DPRD Inhu terkait penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Sabtu (20/9/2025), mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) H. Razak menghadiri Rapat Paripurna DPRD Inhu terkait penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Kehadiran Kemenag dalam forum legislatif ini menandai komitmen untuk memastikan program-program layanan keagamaan tetap terakomodasi dalam prioritas pembangunan daerah.

Razak menegaskan bahwa perubahan APBD tidak hanya soal angka-angka, tetapi juga strategi untuk memperkuat pelayanan publik, termasuk yang bersentuhan langsung dengan kehidupan beragama masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terkait layanan haji, umrah, pendidikan agama, maupun pembinaan kehidupan beragama dapat selaras dengan kebijakan daerah. Anggaran harus menyentuh masyarakat, bukan sekadar tertulis di atas kertas,” ujarnya usai rapat.

Keterlibatan Kemenag di forum pengambilan keputusan daerah memberi dampak langsung terhadap sinkronisasi program pusat dan daerah. Misalnya, dalam bidang PHU, penguatan dukungan anggaran akan berdampak pada peningkatan kualitas pembinaan calon jamaah haji serta layanan keberangkatan dan pemulangan yang lebih optimal.

Secara tidak langsung, langkah ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan Kemenag dalam merancang pembangunan berbasis spiritual dan sosial. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan moral, pendidikan agama, dan pelayanan ibadah yang berkualitas.

Hadirnya Kemenag di ruang sidang DPRD menjadi bukti bahwa urusan keagamaan adalah bagian integral dari pembangunan daerah. Ke depan, diharapkan sinergi ini mampu menjawab tantangan masyarakat Inhu dalam menjaga harmoni kehidupan beragama sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. (Reski)