Indragiri Hulu (Kemenag) – Upaya meningkatkan kualitas layanan publik terus dilakukan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu. Pada Selasa (02/09/2025), Kepala Kankemenag Inhu bersama Pejabat Pembuat Kebijakan (PPK), Fungsional Pengadaan Barang/Jasa, serta Fungsional Arsiparis mengikuti Rapat Koordinasi Tugas dan Fungsi Biro Umum yang digelar secara virtual oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI.
Fokus pembahasan rakor kali ini salah satunya adalah penguatan pengelolaan arsip dan peningkatan fasilitas kearsipan di lingkungan Kemenag. Arsip yang tertata dengan baik dinilai bukan hanya soal administrasi internal, tetapi juga berkaitan erat dengan keterbukaan informasi dan kemudahan layanan bagi masyarakat.
Arsiparis Kemenag Inhu, Sahrizal, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung dan menindaklanjuti arahan Kabiro Umum Setjen Kemenag RI.
“Seluruh Arsiparis Kemenag Inhu siap mendukung program penguatan fasilitas arsip. Arsip yang tertata rapi akan mempermudah layanan, meningkatkan transparansi, dan memberikan kepastian kepada masyarakat yang membutuhkan akses dokumen,” jelasnya.
Hasil dari rapat koordinasi ini diharapkan membawa dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam hal kecepatan dan ketepatan pelayanan. Dengan sistem arsip yang baik, masyarakat yang membutuhkan data atau dokumen layanan keagamaan, seperti pernikahan, haji, maupun pendidikan madrasah, dapat dilayani lebih efektif.
Selain dampak langsung, penguatan fasilitas arsip juga memiliki efek jangka panjang berupa meningkatnya akuntabilitas lembaga pemerintah. Hal ini sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi yang mengedepankan transparansi dan efisiensi.
“Ketika arsip dikelola secara profesional, publik akan lebih percaya pada kinerja Kemenag. Ini bukan hanya soal tata kelola dokumen, tetapi juga soal membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tambah Sahrizal.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag dalam memperkuat tata kelola birokrasi berbasis data dan arsip, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih modern, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
(Reski)