0 menit baca 0 %

Kemenag Inhu Siap Sukseskan Hari Santri Nasional, Dorong Penguatan Nilai Keislaman dan Kemandirian Santri

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam rangka memantapkan persiapan pelaksanaan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025, Pelaksana Harian Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Rajuki Ridwan, bersama Staf Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Sunaryo dan Sahroni, mengikuti rapat ko...

Indragiri Hulu (Kemenag) โ€“ Dalam rangka memantapkan persiapan pelaksanaan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025, Pelaksana Harian Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Rajuki Ridwan, bersama Staf Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Sunaryo dan Sahroni, mengikuti rapat koordinasi di Kabupaten Kuantan Singingi pada Rabu (08/10/2025). Rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Hendrizal dan turut dihadiri oleh Bupati Ade Agus Hartanto tersebut membahas teknis pelaksanaan HSN tingkat Provinsi Riau dan Kabupaten Indragiri Hulu.

Kehadiran Kementerian Agama Kabupaten Inhu dalam rapat ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat sinergi antarinstansi dan pemerintah daerah dalam menyemarakkan Hari Santri sebagai momentum penguatan karakter, moderasi beragama, dan kemandirian santri di tengah masyarakat.

Rajuki Ridwan menyampaikan bahwa HSN bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan wujud nyata penghargaan terhadap kontribusi santri dalam membangun bangsa.

โ€œHari Santri adalah momentum untuk menegaskan peran pesantren dan santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan semangat kemandirian. Kami ingin HSN tahun ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat luas,โ€ ujarnya.

Ia menambahkan, selain kegiatan upacara dan kirab santri, peringatan HSN di Kabupaten Indragiri Hulu akan dirancang agar lebih edukatif dan berdampak sosial. Beberapa kegiatan seperti bakti sosial, lomba keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi santri akan menjadi bagian dari rangkaian acara.

Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan kesepahaman dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga peringatan Hari Santri Nasional dapat berjalan lancar, tertib, dan bermakna. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, pondok pesantren, dan masyarakat, semangat santri diharapkan semakin mengakar kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

โ€œMelalui Hari Santri, kita ingin menegaskan bahwa santri bukan hanya pewaris tradisi keagamaan, tetapi juga motor penggerak kemajuan daerah dan bangsa,โ€ tutup Rajuki Ridwan.

(Reski)