Kemenag Kabupaten/ Kota Ikut Sosialisasi Pengelolaan BMN
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Sebanyak 82 orang staf kementerian agama (Kemenag) dari 12 Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau mengikuti acara sosialisasi Sistem Informasi Managemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) dilingkungan Kemenag Riau tahun anggaran 2010.
Pekanbaru (Humas)- Sebanyak 82 orang staf kementerian agama (Kemenag) dari 12 Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau mengikuti acara sosialisasi Sistem Informasi Managemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) dilingkungan Kemenag Riau tahun anggaran 2010. Sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh Kemenag RI dalam rangka tetib administrasi pengelolaan BMN.
Ketua Pantia acara Sosialisasi SIMAK-BMN 2010, Drs H Nasrullah, M Pd I, Rabu (4/8) di Hotel Furaya Pekanbaru mengatakan, peserta kegiatan peserta kegiatan SIMAK BMN merupakan petugas panatausahaan BMN sekaligus operator komputer di lingkungan Kemenag Kabupaten dan Kota Provinsi Riau dengan pembiayaan sosialisasi dari DIPA Sekretaris Jenderal Kemenag tahun anggaran 2010.
Kegiatan yang bertema "Melalui sosialaisasi SIMAK- BMN kita tingkatkan pemahaman penyusunan laporan barang milik negara secara baik dan benar di lingkungan Kemenag Riau" bertujuan untuk menertibkan adminstrasi pengelolaan barang milik negara dan pelaporan penatausahaan BMN sesuai sasaran, tepat waktu dan akuntabel di lingkungan Kanwil Kemang Riau.
"Selain itu juga sosialisasi ini untuk meningkatkan SDM yang terampil dalam pengelolaan BMN di lingkungan Kanwil Kemenag Riau, serta terwujudnya keakuratan data aset Kemenag," ungkapnya.
Nasrullah mengungkapkan, materi pembahasan dalam sosialisasi tersebut meliputi problematika pengelolaan BMN di lingkungan Kemenag Riau, kebijaksanaan pengelolaan BMN, teknis pengajuan proposal target penerimaan dan penggunaan PNBP, tata cara rekonsiliasi BMN dan penjelasan hasil IP dan teori dan praktek aplikasi persediaan. Materi prektek aplikasi persediaan, penggabungan aplikasi persediaan, teori dan praktek SIMAK BMN/KDP dan pengiriman SIMAK BMN ke SAK dan ke UAPPB-W.
"Selain itu kita juga akan membahas problematikan pengelolaan BMN dan terakhir kita lakaukan eveluasi dan diskusi untuk lebih memperdalam materi yang didapatkan. Semoga denga acara sosialisasi ini, tertib adminastrasi yang kita harapkan dapat terwujud untuk tahun anggaran mendatang," harapnya. (msd)