0 menit baca 0 %

Kemenag Kampar Berduka, Nur Ainun Pegawai KUA Kecamatan Bangkinang Meninggal Dunia

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )-  Innalillahi Wainnaillaihi Rajiun, salah seorang Pegawai  Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bangkinang, Nur Ainun  sekitar  pukul 07.40 WIB menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Bangkinang, Selasa  (27/8/2024).Almarhumah  yang sehari-harinya dip...

Kampar ( Kemenag )-  Innalillahi Wainnaillaihi Rajiun, salah seorang Pegawai  Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bangkinang, Nur Ainun  sekitar  pukul 07.40 WIB menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Bangkinang, Selasa  (27/8/2024).

Almarhumah  yang sehari-harinya dipanggil Ainun tersebut  tercatat masih aktif bekerja sebagai pegawai KUA Kecamatan Bangkinang.  Almarhumah  ini menghembuskan nafas terakhir setelah sebelumnya menjalani perawatan medis di RSUD Bangkinang tersebut atas penyakit ginjal yang dideritanya.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar turut berduka cita sedalam- dalamnya atas wafatnya saudara seperjuangan kita Nur Ainun, semoga ditempatkan ditempat yang terbaik disisi Allah, dan keluarga yang ditinggal diberi kesabaran dan keikhlasan," ucap Kakankemenag Kampar, Fuadi Ahmad saat menerim kabar duka tersebut.

Fuadi menyampaikan, tidak hanya keluarga yang merasa kehilangan, semua warga Kementerian Agama merasa kehilangan salah satu pegawai yang memiliki dedikasi tinggi untuk negara khususnya di Kementerian Agama, semoga keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar menghadapi cobaan ini.

Sementara itu, Penghulu Kecamatan Bangkinang Anuar Afendi yang turut  hadir mewakili Kakankemenag Kampar   menyampaikan duka mendalam semoga almarhumah   tenang menghadap sang khalik. "Semoga amal ibadah beliau semasa hidup di dunia diterima Allah SWT,“ ucap  Anuar Afendi

Almarhumah  akan dikebumikan di pemakaman Teratak di samping kuburan suaminya yang meninggal lebih kurang 100 hari   yang lalu. Almarhumah    meninggal dunia dalam usia 52 tahun,  dengan meninggalkan dua orang anak  Mimma dan Zidan. (Fatmi/Cicy/Ags)*