Kampar (Kemenag) - Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang kembali menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya membentuk generasi berilmu dan berakhlak, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi umat. Hal ini tampak dalam perayaan sekaligus peresmian pemberian ijazah bagi santri kelas VI yang digelar pada Sabtu (21/6/2025).
Acara yang berlangsung meriah di komplek pondok pesantren tersebut dihadiri oleh lebih dari 4.000 orang, terdiri dari wali santri, alumni lintas angkatan, tokoh masyarakat, tamu undangan dari berbagai daerah, serta perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Kampar. Hadir langsung Kepala Kantor Kemenag Kampar, H. Fuadi Ahmad, S.H., M.A.B., yang memberikan sambutan dan apresiasi atas kontribusi besar Daarun Nahdhah dalam dunia pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
 "Daarun Nahdhah bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi pusat pembinaan akhlak dan pemberdayaan umat. Pesantren ini telah berhasil mencetak generasi yang tidak hanya paham agama, tapi juga memberi dampak sosial dan ekonomi bagi lingkungannya," ujar H. Fuadi Ahmad dalam sambutannya.
Tak hanya menjadi momen kelulusan, kegiatan ini juga menciptakan dampak ekonomi nyata. Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memadati area sekitar pondok, menawarkan berbagai produk mulai dari buket bunga, papan ucapan akrilik, hingga aneka jajanan tradisional dan makanan kekinian. Diperkirakan perputaran uang dalam acara ini mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah, menjadi bukti bahwa kegiatan pesantren mampu menggairahkan ekonomi lokal.
Ustadz Ziyan Al Ghifari, salah satu pengurus pondok, mengungkapkan rasa syukur atas partisipasi aktif masyarakat dan alumni dalam mendukung acara tersebut.
"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Kehadiran ribuan orang dan ramainya lapak UMKM menunjukkan bahwa Daarun Nahdhah bukan hanya tempat belajar, tapi juga ruang perjumpaan dan pemberdayaan," ujarnya.
Selain prosesi wisuda, perayaan ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar antar alumni, mempertemukan para abiturien dari berbagai angkatan. Suasana penuh kehangatan dan nostalgia menyelimuti acara, memperkuat kembali jalinan ukhuwah islamiyah antar sesama santri dan keluarga besar pesantren.
Melalui kegiatan ini, Daarun Nahdhah kembali menegaskan peran strategisnya sebagai lembaga yang mengintegrasikan pendidikan, dakwah, ekonomi, dan sosial dalam satu kesatuan gerakan umat. (Fatmi/Ags)