Kampar ( Kemenag )--Dalam rangka meningkatkan minat baca dan kemampuan komunikasi anak sejak usia dini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Kampar menggelar Lomba Bertutur Anak SD/ MI yang dilaksanakan di pelataran kantor Dispersip Kampar pada Rabu pagi.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh literasi daerah, termasuk perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Kampar, yang diwakili oleh Kasi Pendidikan Madrasah, H. Masnur, S.Pd, M.Sy. Kehadiran Kemenag Kampar dalam acara ini menjadi wujud dukungan nyata terhadap gerakan literasi dan penguatan keterampilan berbahasa bagi anak-anak.
Dalam sambutannya, Asisten III Setda Kampar, Ir. Azwan, mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT, menyampaikan pentingnya membiasakan anak bertutur sejak dini. Menurutnya, kegiatan bertutur bukan hanya melatih keberanian berbicara di depan umum, tetapi juga membantu anak-anak dalam mengungkapkan ide dan gagasan dengan jelas dan efektif.
“Bertutur dapat membuka wawasan, meningkatkan daya ingat, serta mendorong imajinasi dan kecintaan anak terhadap budaya lokal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dispersip Kampar, Dr. Yuli Usman, M.Ag, dalam laporannya menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membangun kemampuan komunikasi anak, sekaligus melatih public speaking dan berpikir kritis sebagai bekal masa depan mereka.
“Literasi bukan hanya soal membaca buku, tapi juga kemampuan menyampaikan informasi, gagasan, dan nilai-nilai budaya secara lisan. Ini adalah bagian dari membangun SDM berkarakter,” jelas Yuli.
Menariknya, pada akhir acara, Kadispersip juga menyerahkan buku hasil Gerakan Seribu Penulis Kampar (GESAPENA) kepada Asisten III. Buku tersebut merupakan karya tulis asli dari para penulis lokal Kampar.
Lomba bertutur ini diikuti oleh 50 peserta terpilih, dan sebanyak 15 peserta berhasil tampil di babak final. Dewan juri berasal dari berbagai latar belakang, antara lain Pustakawan Provinsi Riau, Pustakawan Kabupaten Kampar, Duta Bahasa Kampar, dan para penggiat literasi.
Kehadiran Kemenag Kampar melalui Kasi Penmad disambut hangat oleh panitia dan menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan budaya literasi di Kabupaten Kampar, khususnya di kalangan pelajar sekolah dasar dan madrasah. ( Fatmi / Cicy/ Ags )