0 menit baca 0 %

Kemenag Kampar Dukung Penelitian Puslitbang Polri Terkait Pencegahan Narkoba untuk Selamatkan Generasi Emas

Ringkasan: Bangkinang Kota ( Kemenag ) Kementerian Agama Kabupaten Kampar menunjukkan komitmennya dalam upaya penyelamatan generasi muda dari bahaya narkoba dengan menghadiri kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri.Kehadiran Kemenag Kamp...

Bangkinang Kota ( Kemenag )— Kementerian Agama Kabupaten Kampar menunjukkan komitmennya dalam upaya penyelamatan generasi muda dari bahaya narkoba dengan menghadiri kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri.

Kehadiran Kemenag Kampar diwakili oleh Kepala KUA Kecamatan Bangkinang Kota, Dr. Subirman, MA, dalam forum yang mengangkat tema "Menyelamatkan Generasi Emas: Peran Polri dalam Menanggulangi Kejahatan Narkoba Tahun 2025 di Wilayah Polda Riau dan Jajarannya." Acara ini dilaksanakan pada Rabu, 30 Juli 2025 bertempat di Aula Sanika Satyawada Polres Kampar.

Dalam forum tersebut, Dr. Subirman menyampaikan bahwa Kementerian Agama melalui fungsi pembinaan keagamaan dan penyuluhan terus berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, khususnya di lingkungan keluarga, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat luas. “Kami siap bersinergi dengan Polri dan seluruh elemen bangsa dalam mendukung program penyelamatan generasi emas dari ancaman narkoba,” ujarnya.

FGD ini merupakan bagian dari kegiatan penelitian nasional Puslitbang Polri yang bertujuan mengidentifikasi strategi penanggulangan kejahatan narkoba secara komprehensif. Penelitian ini juga menjadi tindak lanjut atas Asta Cita Presiden RI yang menekankan pentingnya perlindungan generasi muda.

Kegiatan Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur penting lainnya, yang mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektor, di antaranya: Ketua BNK Kabupaten Kampar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar,  Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar,  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kampar, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar, Perwakilan BKKBN Kabupaten Kampar, Perwakilan APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia), Organisasi Kepemudaan Kabupaten Kampar, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat, LSM dan Aktivis Anti Narkoba

Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif, dengan penekanan pada pentingnya peran keluarga, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan komunitas keagamaan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Melalui forum ini, diharapkan lahirnya rekomendasi strategis dan kolaboratif dalam mendukung Polri mewujudkan Indonesia bebas narkoba, khususnya dalam rangka menyongsong generasi emas tahun 2045 ( Fatmi/KUA BKN Kota )