Kampar ( Kemenag )– Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, H. Fuadi Ahmad, SH, MAB hadiri Ziarah Kubur Hari Raya Enam, atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Aghi Ghayo Onam” di Kecamatan Bangkinang. Kegiatan ziarah kubur yang diadakan pada Senin (7/4) ini berlangsung di Taman Pemakaman Mushiroh, Dusun Kampung Godang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang,
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT, secara resmi melepas rombongan ziarah kubur yang dimulai dari Taman Pemakaman Mushiroh, di hadapan Sekda Kampar Hambali, SE, MH, Forkopimda Kampar, dan para tokoh masyarakat setempat. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Bangkinang, Drs. Darusmar, Camat Bangkinang Kota, Minda, SH, Forkopimcam Bangkinang, serta Pj. Kepala Desa Pulau Lawas, Abu Bakar, SE.
Ziarah Kubur Hari Raya Enam ini merupakan tradisi yang telah berlangsung turun temurun dan menjadi bagian penting dalam perayaan Idul Fitri di Kabupaten Kampar, khususnya di Kecamatan Bangkinang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenang jasa-jasa para pendahulu dan mendoakan para leluhur yang telah mendahului kita.
Ka.Kemenag Kampar yang hadir dalam acara tersebut memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian tradisi ini, yang dianggap sangat kental dengan nilai-nilai keagamaan. Tradisi ziarah kubur di Hari Raya Enam ini, selain sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, juga mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.
Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa kegiatan ziarah kubur ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Kampar. Bupati juga menekankan pentingnya pelestarian tradisi yang diwariskan oleh pendahulu, serta mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini.
"Saya berharap bahwa momen ini bisa membawa masyarakat Kabupaten Kampar, khususnya di Kecamatan Bangkinang, untuk lebih meningkatkan kualitas hidup yang berlandaskan nilai-nilai agama, akhlak mulia, kebersamaan, dan kasih sayang. Semoga ini dapat membawa keberkahan bagi kita semua," ujar Ahmad Yuzar.
Kegiatan ziarah kubur yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Raya Enam ini juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Selain sebagai sarana untuk mengenang dan mendoakan para leluhur, ziarah kubur ini juga menjadi momen untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, kebersamaan, dan saling mengingatkan pentingnya hidup dalam kerukunan dan kedamaian.
Setelah mengikuti prosesi ziarah kubur dan doa yang dipandu oleh Abuya Mukhlis, Bupati Kampar bersama rombongan melanjutkan perjalanan untuk melaksanakan ziarah ke pemakaman lainnya yang ada di Kecamatan Bangkinang. ( Fatmi/Cicy/Ags )