0 menit baca 0 %

Kemenag Kampar Siap Dukung Program KPA

Ringkasan: Kampar (Humas)– Kementerian Agama Kab. Kampar siap dukung program Komisi Penanggulangan Aids (KPA) di Kab. Kampar dalam mensosialisasikan bahayanya penyakit AIDS dan HIV. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA dalam kata arahan pada rapat KPA, Kamis (...
Kampar (Humas)– Kementerian Agama Kab. Kampar siap dukung program Komisi Penanggulangan Aids (KPA) di Kab. Kampar dalam mensosialisasikan bahayanya penyakit AIDS dan HIV. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA dalam kata arahan pada rapat KPA, Kamis (28/02) di ruang rapat Wakil Bupati Kampar. Rapat tersebut di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Kampar H Ibrahim Ali SH, yang di hadiri oleh Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Riau, Komisi Penanggulangan AIDS Kab. Kampar, seluruh Kepala Dinas yang terkait dan para undangan yang hadir. Hal tersebut di ungkapkan Fairus setelah mendengar keterangan tentang bahayanya penayakit AIDS dan HIV. Yang mana dikatakan, Acquired Immune Deficiency Syndrome yang disingkat dengan AIDS merupakan sekumpulan gejala dan infeksi atau sindrom yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang mirip, yang menyerang spesies lainnya seperti SIV, FIV, dan lain-lainnya. Sedangkan Human Immunodeficiency Virus atau yang disingkat dengan HIV, yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan. HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, ataumenyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Oleh karena itu, Kementerian Agama Kab. Kampar siap untuk mensosialisasikan kepada Masyarakat tentang bahayanya penyakit AIDS dan HIV dengan cara melibatkan langsung Kepala KUA, Kepala Madrasah, dan guru-guru Madrasah. Kepala KUA dan kepala Madrasah akan mensosialisasikan pada waktu memberikan arahan atau ceramah, sedangkan Guru-Guru Madrasah akan mensosialisasikan melaui murid-muridnya atau siswa-siswanya, tutup Fairus. (ags)