Kampar (Kemenag) --- Kementerian Agama Kabupaten Kampar turut hadir dalam rapat koordinasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Kampar dalam rangka persiapan peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau dan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, ini dilaksanakan pada Kamis (11/07) di Aula Kantor Bupati Kampar.
Ka. Sub. bag TU hadir mewakili Kemenag Kampar, pejabat struktural bersama unsur lintas sektor lainnya seperti Forkopimda, para asisten, kepala OPD, camat, PKK dan Dharma Wanita
Dalam arahannya, Bupati Kampar menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi, termasuk keterlibatan aktif Kementerian Agama dalam mendukung suksesnya rangkaian kegiatan di tingkat kabupaten hingga kecamatan. “Kemenag memiliki peran strategis dalam membina masyarakat melalui pendekatan keagamaan yang sarat nilai-nilai kebangsaan,” ujar Bupati
Kemenag Kampar juga akan ikut berpartisipasi dalam beberapa kegiatan utama:
Upacara peringatan HUT di tingkat kabupaten dan kecamatan,
Taptu dan malam renungan suci,
Upacara detik-detik proklamasi dan pengibaran bendera,
Anjangsana ke lembaga sosial dan Lapas, serta
Malam resepsi kenegaraan, yang akan diisi dengan kegiatan bernuansa budaya dan keagamaan.
Selain itu, Pemkab Kampar juga merancang kegiatan tambahan seperti:
Launching Koperasi Merah Putih,
Pemeriksaan kesehatan gratis,
Launching program Masyarakat Belajar Giat (MBG) dan Sekolah Rakyat, yang diharapkan juga mendapat dukungan dari jajaran Kemenag, khususnya dalam aspek pembinaan nilai moral dan spiritual.
sementara itu Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, memberikan masukan agar seluruh peserta upacara, termasuk jajaran Kemenag, dapat mengenakan pakaian adat daerah sebagai simbol pelestarian budaya lokal. Ia juga mengusulkan agar malam resepsi kenegaraan dikemas dalam bentuk pesta rakyat, dengan melibatkan UMKM dan seni tradisional.
Kemenag Kampar menyatakan kesiapannya mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan, baik secara seremonial maupun substantif, dengan menekankan pentingnya nilai religius, kebangsaan, dan kebersamaan dalam setiap agenda.
“Sebagai instansi yang membina kehidupan beragama, Kemenag Kampar siap berkontribusi aktif dalam perayaan ini agar menjadi momentum memperkuat harmoni sosial dan nasionalisme masyarakat,” ungkap perwakilan Kemenag. (Fatmi/ Cicy/Zaipul)