Pekanbaru (Kemenag). Dalam
rangka memastikan kesiapan kesehatan bagi jemaah haji tahun 2026, Seksi
Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru
menggelar rapat koordinasi bersama Tim Kesehatan Haji Kota Pekanbaru, Senin
(09/09/2025).
Kegiatan ini dipimpin
langsung oleh Kepala Seksi PHU Haryati dan dihadiri oleh perwakilan tim
kesehatan haji Dr. Helda yang akan mendampingi jemaah haji, serta juga
perwakilan dari KBIHU. Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek penting
terkait persiapan layanan kesehatan, seperti proses isthitaah.
Kasi PHU dalam
arahannya menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Agama dan Tim
Kesehatan, agar jemaah haji asal Pekanbaru dapat beribadah dengan tenang dan
sehat. Menurutnya, berkaca dari tahun sebelumnya bahwa terdapat jamaah haji
yang wafat sebanyak 447 dengan indikasii penyakit yang berbeda dengan diagnosis
isthitaah, oleh karena itu, Dinas Kesehatan juga akan melakukan sosialisasu
kesehatan bagi jamaah, sehingga dapat menekan angka resiko pada saat
keberangkatan dan saat pelaksanaan ibadah haji.
โKesehatan merupakan
faktor utama dalam kelancaran ibadah haji. Dengan koordinasi yang matang, kita
berharap semua jemaah dapat berangkat dan kembali dengan selamat serta sehat,โ
ujarnya.
Selain iu, perubahan
kebijakan terhadap penanganan jamaah sakiit di Arab Saudi, menyebabkan tenaga
kesehatan tidak dapat berbuat banyak dalam menekan resiko sakit di tanah suci. Sehingga
menurut Haryati, edukasi kesehatan bagi jamaah haji sangat penting dilakukan,
sehingga ia juga berharao KBIHU dapat melakukan sosialisasi awal kepada jamaah.
Dengan adanya
koordinasi ini, diharapkan pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Kota Pekanbaru
dapat berjalan lebih maksimal dan sesuai standar yang telah ditetapkan.