Pekanbaru
(Inmas), Pada tanggal 16 Februari 2021 kemarin, Kementerian Agama Kota
Pekanbaru melaksanakan kegiatan Dialog Indonesia Rukun Melalui Bersih – Bersih
Paham Intoleran dan Radikalisme bagi tokoh Agama dan Pemuda di Kota Pekanbaru,
kegiatan ini di laksanakan pukul 08.30 Wib bertempat di gedung Majelis Dakwah Indonesia
(MDI) Kota pekanbaru. Rabu (17/02/2021)
Kegiatan
ini di hadiri oleh Ka.kan.kemenag Kota Pekanbaru Dr. H. Edwar S. Umar, M.Ag,
Ka.kanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin M.A, ketua DP Ansor Riau
Purwaji, S.Sos, Kapolresta Pekanbaru yang diwakilkan oleh Kompol Lilik Suryanto
dan di hadiri 60 orang peserta yang terdiri dari tokoh lintas agama dan
organisasi pemuda di Kota Pekanbaru.
Dalam
sambutanya Ka.Kankemenag Kota Pekanbaru menyampaikan 3 prinsip dalam beragama,
yaitu : pertama, yakini bahwa agama kita benar yang ke dua, hindari fanatik –
fanatik yang merusak persatuan beragama dan yang terahir jangan sekali – kali
mengaggap semua ajaran sama.
Kapolresta mengatakan perbedaan merupakan anugerah
sebagai kekuatan untuk anak cucu kita. Sehingga untuk menghindari paham
intoleran dan radikalisme perlu adanya
pemahaman tentang pancasila, pemahaman tentang hukum, sehingga tidak akan
timbul aliran – aliran sesat dimasa yang akan datang.
Ka.Kanwil
Kemenag Provinsi Riau mengatakan bahwa NKRI harga mati, sehingga perlu bersinergi dengan ormas – ormas
keagamaan dan lintas agama untuk mewujudkan Indonesia rukun dan terbebas dari
paham intoleran dan radikalisme. Untuk itu perlu meningkatkan kualitas umat
beragama, memperkuat generasi beragama dan kerukunan beragama dan kampanye
hidup rukun lintas agama di area publik.
Ketua
DP Ansor mengatakan dalam memahami intoleran dan radikalisme perlu adanya pemahaman
keagamaan dan perlu memberikan contoh keteladanan bagi setiap umat beragama di
area publik.(Agus/Idris)